<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765</id><updated>2011-07-02T03:19:05.359+07:00</updated><title type='text'>Me and my little thoughts</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>61</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-117514744460173039</id><published>2007-03-29T12:41:00.000+07:00</published><updated>2007-03-29T15:36:30.886+07:00</updated><title type='text'>Apakah cantik itu perlu ?</title><content type='html'>Beberapa baris tentang 'cantik' menurut anak-anak di kost-an ku:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sarmi&lt;/strong&gt; (Design Grafis) "&lt;em&gt;Perlu donk.. karena kita cewe. Sudah kodratnya untuk menjadi cantik dan menarik. Untuk itukah kenapa kita selalu bercermin, memakai bedak, dandan, etc"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Kini&lt;/strong&gt; (Boutique Fashion Advisor) "&lt;em&gt;Perlu. Karena merupakan salah satu faktor pendukung kita untuk tampil maksimal"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Widya&lt;/strong&gt; (Fresh Graduated) "&lt;em&gt;Perlu. Untuk menimbulkan Hello Effect"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ade&lt;/strong&gt; (HRD) "&lt;em&gt;Ngga. Karena seseorang itu pada akhirnya akan menjatuhkan penilaian terhadap inner beauty"&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Sizy&lt;/strong&gt; (Call Center) "&lt;em&gt;Perlu. Orang pertama kali liat kita pasti dari luar-nya"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Soffie &lt;/strong&gt;(Call Center) "&lt;em&gt;Perlu. Karena first impression itu ada pada penampilan"&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Okhay.. dari 6 orang hanya satu yang berpendapat tidak sama. It's okhay, tiap orang berhak punya argumen. Dan sekarang giliranku untuk ber-opini yak huehueuee..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah selama ini selalu membahas berbagai macam hal tentang &lt;em&gt;sok peduli sosial&lt;/em&gt; kini tiba saatnya untuk sebuah girl talk. Sebuah tema sederhana namun seringkali menjadi hal yang sangat kompleks. Apakah cantik itu perlu?.. adalah pertanyaan yang selama ini selalu memenuhi kepalaku layaknya seorang wanita yang mengalami half quarter life crisis heuheue.. Cantik, adalah kata yang selalu berorientasi pada keadaan fisik seorang perempuan. Juga adalah sebuah kata yang dapat meningkatkan kadar percaya dri seseorang atau sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukuran cantik seorang wanita di negara kita &lt;em&gt;mostly&lt;/em&gt; masih berkiblat pada tipe KuTiLang a.k.a Kurus-Tinggi-Langsing, kemudian disusul dengan rambut panjang nan lurus, serta wajah dalam bentuk oval seperti telur ayam. Para wanita yang memenuhi kriteria tersebut maka nota bene disebut cantik. Walaupun aku juga tak pernah tahu siapa yang pertama kali menerapkan aturan tersebut, tapi memang seperti itulah yang terjadi dilapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opini publik yang terbentuk menjadikan cantik memiliki effect yang sangat hebat dalam strata social. Para wanita cantik menempati kasta tertinggi dalam segala hal. Mereka menjadi prioritas utama dalam pemilihan para &lt;em&gt;Eligible guy &lt;/em&gt;yang sangat available to choose, serta mendapatkan peluang besar untuk menempati posisi dalam berbagai profesi. Dan berbagai macam keuntungan lain layaknya pemegang Master Card - Platinum. Seperti alnya apa yang dikatakan Franz Lebowitz : &lt;em&gt;"Beauty is filthy rich. Our society is still the same old capitalist society which is making woman's beauty has value on the open market, where the most beautiful girl gets the richest man". &lt;/em&gt;Ya khan.. bahkan sebuah kecantikan dapat menciptakan &lt;em&gt;money and power. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;See.. betapa dashyatnya kata cantik-itu bahkan semenjak jaman &lt;em&gt;Before Century&lt;/em&gt;. Tengok saja kecantikan seorang &lt;em&gt;Cleopatra&lt;/em&gt; yang sanggup meluluhkan hati orang yang paling berkuasa pada jamannya, &lt;em&gt;Julius Caesar&lt;/em&gt;. Atau seorang &lt;em&gt;Helen&lt;/em&gt; yang dapat menciptakan perang &lt;em&gt;Troy&lt;/em&gt; hanya karena sebuah kecantikan. OMG.. ternyata sejarah-pun masih berpihak padakeindahan fisik.. huuuuhhh...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Euheuumm.. setelah membaca preambule diatas, lalu masih dengan pertanyaan yang sama.. "Apakah cantik itu Perlu?".. Jika jawabannya TIDAK, lantas mengapa Salon tidak pernah sepi pengunjung?.. Mengapa setiap hari selalu saja banyak wanita yang berjejal ingin di &lt;em&gt;facial, creambath, smoothing, meni-pedi&lt;/em&gt;, malah sampai tahap lulur dan mandi susu?. Kenapa lantas terlahir &lt;em&gt;Body Clinique&lt;/em&gt; yang menjanjikan tubuh seorang wanita dapat lebih 'berbentuk' or should I say Langsing?. Kenapa juga terdapat berbagai macam menu program diet di banyak super market dengan embel-embel 'rendah kalori'?.. Untuk alasan kesehatan?.. BASI...!!! alasan utamanya tentu saja untuk mencegah asupan lemak yang terlalu banyak kedalam tubuh. Dan kenapa pula semakin menjamurnya product kecantikan yang menawarkan 'kulit semakin putih dalam 4-6 minggu'?.. Geezz.. untuk menjadi cantik ternyata juga merupakan santapan empuk bagi para pelaku bisnis heuhuehuee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Cantik ternyata seperti sebuah trophy yang wajib diperebutkan. Dan untuk memperoleh trophy tersebut kita perlu melakukan berbagai macam kompetisi yang terkadang meminta sebuah pengorbanan. Lihat saja semisal suntik botox atau implantasi.. merupakan salah satu dari berbagai macam cara yang harus dibayar untuk menjadi cantik. Jika sudah begini maka istilahnya akan berubah menjadi &lt;em&gt;"Beauty is pain"&lt;/em&gt; dan apakah hal tersebut worth it?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Galz.. Sebelum kalian depresi dan memutuskan untuk doing something with your body, mari kita tengok klasifikasi jenis tubuh yang dikembangkan oleh W.H.Shaldon dalam tiga variant. Pertama, &lt;em&gt;Ektomorfik..&lt;/em&gt; Tubuh ini cenderung ringan dan memiliki otot yang kecil. Kedua, &lt;em&gt;Endomorfik..&lt;/em&gt; memiliki bagun tubuh yang berat. Dan terakhir &lt;em&gt;Mesomorfik&lt;/em&gt;.. adalah tubuh yang lebih kokoh dan berotot. Nah.. ketiga jenis tubuh ini memiliki fungsi dan keistimewaannya tersendiri. Dengan kata lain, tubuh yang gempal jangan terlalu dipaksakan untuk menjadi sebesar lidi. Karena secara tidak langsung akan mengubah fungsi sistem organ dan metabolisme dalam tubuh itu sendiri. Tak ada satu-pun dari kita yang ingin tersiksa dan mengalami disfungsi pencernaan (istilah apa pula ini) bukan?. Untuk apa menjadi kurus bila tubuh kita ternyata dalam keadaan ringkih?.. Damn..!! I'd rather be fat than a skinny bitch.. heuhueueee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula dengan kondisi kulit. As you know yaa.. kulit kita itu memiliki pigmen tersendiri, yang tentu saja tak bisa disamakan satu sama lain. Seperti halnya si pemilik, kulit juga memiliki karakternya masing-masing. Ada yang sensitive dan ada yang normal. Dan tolong...!! biarkanlah pigmen kulit itu apa adanya, jangan terlalu memaksakan untuk mengkonsumsi product &lt;em&gt;whitening&lt;/em&gt; jika tidak ingin mengindap kanker kulit pada akhirnya nanti. Lagi pula musuh terbesar kulit pucat adalah sinar matahari. Dan kita tak mungkin hidup tanpa sinar matahari bukan?.. well.. kecuali kamu berniat menderita penyakit kuning heuhueueee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So galz.. pada kesimpulannya.. apakah cantik itu perlu?.. YA..!!. Tetapi dengan catatan, selama dalam batasa yang wajar. Dalam artian kita tidak perlu terlalu overreacted dalam menanggapinya. Hanya dengan Bersih dan wangi saja sebenarnya seorang wanita sudah dapat dikatakan cantik ko'. Jadi berdamailah dengan kondisi fisikmu. Setiap individu tidak harus menjadi seperti Luna Maya atau Nadya Hutagalung.. Kamu bisa menjadi cantik dengan caramu sendiri. Tersenyumlah.. hargai dirimu apa adanya. Berdirilan didepan cermin dan katakan &lt;em&gt;"aku cantik.. dan aku tak perlu seorang-pun untuk menilai.. karena aku memang sudah cantik.. aku sudah cukup puas dengan keadaan fisik-ku.. karena Tuhan telah membentukku dengan sangat sempurna.."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;"Beauty to me is about being comfortable in your own skin"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;~ Gwyneth Paltrow ~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cheerz... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-117514744460173039?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/117514744460173039/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=117514744460173039' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/117514744460173039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/117514744460173039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2007/03/apakah-cantik-itu-perlu.html' title='Apakah cantik itu perlu ?'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-116416456468532681</id><published>2006-11-22T09:58:00.000+07:00</published><updated>2007-03-17T14:21:27.423+07:00</updated><title type='text'>sektor pertanian</title><content type='html'>Ada yang tahu tidak, sector pertanian itu menjadi urutan ke berapa dalam prioritas pemerintah?. Sepertinya ada diurutan buncit ya. Hal ini terbukti dari jarangnya sector ini mendapatkan perhatian dari pemerintah. Padahal ini masalah pangan lho.. Urusan yang berhubungan dengan perut itu fatal akibatnya jika ditelantarkan. Karena bisa mengakibatkan kelaparan. Jika sudah parah dan tak tertolong lagi, tidak menutup kemungkinan jika negara kita tidak akan jauh beda dengan Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasi yang berasal dari padi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia. Tapi sepertinya masalah tentang padi ini ditanggapi dengan acuh tak acuh oleh pihak yang terkait. Mungkin memang iya jika masih banyak terdapat masalah negara yang lebih penting tapi bukan berarti sector ini ikut dikesampingkan. Arrgghh... aku geram sekali saat menyaksikan Editorial Media Indonesia di Metro TV tadi pagi. Kabar yang terdengar bahwa pemerintah akan menaikan harga pupuk. Are you kidding me..??. Can't you see apa yang bisa timbul dari masalah ini?..  Ini berarti akan menurunkan kemampuan para petani untuk mengerjakan lahan pertanian. Dan akan meningkatkan pula harga beras dipasaran. Jika harga makanan pokok sudah merambat naik.. apa yang akan terjadi?.. Beberapa kalangan masyarakat mungkin tidak akan mampu lagi untuk membeli pangan.. dan pada garis akhir mereka akan menderita busung lapar bahkan mungkin kematian. Aku bukannya mencoba untuk hiperbolic ya.. tapi jika tidak berfikir jauh, maka mau tak mau  kemungkinan terburuk itu pasti ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika saja kenaikan pupuk itu benar-benar terjadi. Maka beras akan menjadi mahal. Dan kemungkinan terdekat para distributor mungkin akan mengimpor beras-beras dari negara tetangga yang harganya jauh lebih murah (huuh... seperti biasanya..!! hal yang sama yang juga terjadi pada gula pasir). Mungkin perekonomian akan meningkat. Tapi lahan pertanian semakin terpuruk. Akan semakin banyak saja para pengangguran.. karena lahan yang harusnya bisa produktif (sector pertanian), lama kelamaan menjadi tersendat karena sistem yang tidak jelas. Dengan kata lain.. Mungkin kita bisa meningkatkan, tapi kita tidak bisa berbagi.. You know what I mean, rite??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beda sekali dengan wilayah Eropa ya.. sekalipun mereka maju dalam berbagai bidang, tapi sector pertanian tetap mereka lestarikan bahkan berada di peringkat atas prioritas pemerintahnya karena mereka sadar bahwa hal ini sangat mendasar dan tak bisa dikesampingkan begitu saja. Nahh.. kenapa negara kita tercinta ini tidak bisa seperti itu sih?. Yang ada malah lahan pertanian dihabiskan untuk fasilitas yang justru bisa merusak lingkungan. You don't believe me?.. coba tengok berapa banyak lahan pertanian yang sekarang sudah berubah menjadi pusat perbelanjaan?.. Bukan saja menghilangkan manfaat alam.. tapi juga malah menambah masalah semacam kerusakan ekosistem.. Arrghhh.. gerah.. geraahhh...!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humm... mungkin solusi awal adalah.. pemerintah harus mulai bisa mensubsidi sector pertanian (dan ini harus bisa..!! tidak ada pengecualian lagi. Jika BBM sempat disubsidi.. kenapa pertanian seperti dianak tiri-kan??..). Dari situ maka kita akan melihat perkembangan yang terjadi. Sambil memikirkan langkah selanjutnya bagi dunia pertanian dinegara kita, beserta fasilitas apa saja yang perlu ditambah. Fuiiihhh... semoga saja impian ku kali ini tidak terlalu utopis ya.. U know what.. padahal dibawah sana.. bibit-bibit padi itu tak pernah saling mengungguli. Mereka tumbuh apa adanya, bahkan bila tubuhnya di gerogoti hama, mereka dengan senang hati menerimanya. Si pupuk juga tak pernah complaint jika harus ditabur sana-sini.. memangnya selama ini pupuk pernah protes.. gara-gara dia sudah memberi manfaat untuk padi lantas dia minta kenaikan harga??... hhuuuhhh... damn..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-116416456468532681?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/116416456468532681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=116416456468532681' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116416456468532681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116416456468532681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/11/sektor-pertanian.html' title='sektor pertanian'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-116400998883920028</id><published>2006-11-20T15:04:00.000+07:00</published><updated>2006-11-22T10:08:38.943+07:00</updated><title type='text'>Bush Effect</title><content type='html'>George. W. Bush. Who the hell is he?... Beberapa orang menyaebutnya the real terrorist. Beberapa orang menyebutnya orang yang paling berkuasa dari Negara adikuasa. Well, siapa pun dia. Aku hanya mengenalnya sebagai president USA yang super power. Mengenai siapa jati diri dia sebenarnya.well who cares... that's not my problem anyway. Bukannya aku kurang peduli terhadap masalah social ya.. (well.. mungkin iya..) Hanya saja aku berfikir masih banyak hal yang harus kita perhatikan dan hal ini lebih baik dimulai dari lingkungan yang terdekat, dari pada sibuk menghakimi orang yang hanya familiar kita lihat dalam media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok..  enough untuk omong kosong nya (gee.. tak sadar aku sudah menghabiskan satu paragraf untuk menuliskan hal yang kurang berguna). To the point ya.. yang ingin aku soroti disini adalah kunjungan Bush ke negeri kita ini. Dan maaf.. ini bukan sekedar ikut-ikutan media yang sedang gencar-gencarnya menyoroti masalah ini. Hanya saja, mau tidak mau.. hal ini mengakibatkan efek yang tidak langsung terhadap kehidupan banyak orang. Hanya karena 'Satu Orang' saja. Gosh...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang ingin aku sorot adalah pengawalan super ketat yang melebihi konferensi2 penting dunia yang dihadiri oleh banyak kepala negara. Tapi Kunjungan Bush kali ini seperti Sesuatu hal yang sangat Istimewa. Well... look.. sudah berapa lama sih negara kita menjadi tuan rumah atas konferensi tingkat dunia?.. Lumayan banyak bukan?.. Tapi apakah pernah, sampai semua warga satu kota di penjara dalam rumah mereka sendiri.. dan &lt;strong&gt;dilarang melakukan aktifitas rutin seperti biasanya&lt;/strong&gt;. Humm menarik bukan?.. Tahu tidak arti kalimat yang di bold itu seperti apa?.. Dari sudut pandang ku.. deretan kalimat itu berarti Kerugian.. Lumpuhnya kegiatan ekonomi.. Terhambatnya pasokan income pada kas negara.. pemangkasan kreatifitas dan pemberdayaan SDM.. Juga pengrusakan sebuah fasilitas yang seharusnya menjadi sebuah kebanggaan sebuah kota.. atau mungkin negara. Aku membahas tentang Kebun Raya Bogor disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok.. Kita bahas satu-satu ya. Penghentian aktifitas yang dihimbaukan pemerintah setempat pada warganya. Membuat masyarakat Bogor seperti dipaenjara dalam rumah mereka sendiri. Dilarang melakukan aktifitas membuat kota bogor kehilangan pendapatan, dan beberapa institusi didalamnya mungkin menderita kerugian. Hal ini mungkin kerap dirasakan dari pihak ORGANDA yang biasanya mengeluarkan kendaraan umum mereka dengan angka diatas 3000 unit.. Namun dengan adanya 'tamu agung' ini, tidak menutup kemungkinan kendaraan yang beroperasi hanya berkisar antara angka 200-an. Silahkan hitung sendiri saja pendapatan yang hilang dari kantong ORGANDA. Ini hanya contoh kecil. Mungkin masih banyak lagi institusi lain yang menderita kerugian yang serupa. Dan jika mau menengok lebih bawah lagi.. aku beritahu apa yang mungkin terjadi. Para tukang becak dan tukang ojek.. menderita kelaparan karena mereka tidak bisa mencari nafkah pada hari ini. Berkilo-kilo sayuran menumpuk dan membusuk karena pasar tidak beroperasi. Dan anak-anak sekolah menghentikan aktifitasnya otaknya karena kegiatan belajar mengajar kemungkinan besar juga diliburkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang paling menarik perhatian ku adalah. Dirusaknya Kebun Raya Bogor... untuk kemudian dibangun landasan helikopter yang akan mengantar Bush tiba di kota Bogor. OMG... rasanya ingin teriak...!! Memagnya siapa siih dia.. kedatangan yang hanya sepuluh jam saja bisa sampai merusak Kebun Raya yang telah dibangun semenjak masa pemerintahan Prabu Siliwangi. Ya Ampun... as you know ya.. Kebun Raya ini harus nya menjadi kebanggaan negara.. karena merupakan taman botanical terbesar. Dan hal ini harus nya dipelihara.. bukannya dirusak. Kerasnya angin yang timbul akibat perputaran baling-baling bisa mempengaruhi tanaman yang ada disekitarnya. Tanaman yang sudah hidup jauh sebelum Bush lahir. OMG... apa siih yang ada di otak para pemerintah kita itu?. Jika kita berani merusak assets sendiri demi menyambut kedatangan orang asing yang berasal dari antah berantah.. Merusak warisan yang berumur ratusan tahun hanya demi laki-laki aneh yang hanya akan singgah 10 jam saja?.. apakah itu adil???... Atau mungkin ini juga menjadi cerminan bagaimana bangsa ini manghargai diri sendiri terhadap tamu asing?. Wise..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang terakhir. Gara-gara Bogor di isolasi. Maka banyak dari karyawan kantor ku yang cuti darurat hari ini. Akibatnya hari ini aku mendapatkan tugas special berupa limpahan dokumen yang membuat mejaku jadi overload. Arrrkkhhhh.....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well.. semoga saja kedatangan Bush bukan merupakan hal yang sia-sia bagi negara kita ya. Semoga semua kerugian ini bisa tergantikan. Dan Semoga pemerintah kita bisa lebih memikirkan hal lain yang lebih &lt;strong&gt;"masuk akal"&lt;/strong&gt; bila ingin menyambut tamu asing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-116400998883920028?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/116400998883920028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=116400998883920028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116400998883920028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116400998883920028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/11/bush-effect.html' title='Bush Effect'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-116374104949091740</id><published>2006-11-17T12:21:00.000+07:00</published><updated>2006-11-17T12:24:09.896+07:00</updated><title type='text'>Hospitalize</title><content type='html'>OK guys.. Tulisan kali ini bercerita tentang sebuah perasaan muak terhadap pelayanan Rumah Sakit yang sebenarnya sudah berakar semenjak lima tahun kebelakang. Saat bersamaan dimana ayahku dirawat di Salah satu Rumah Sakit swasta di Bandung.  Tolong digaris bawahi kata SWASTA. Kenapa aku menekankan hal ini?.. karena kata ini bearti merupakan sebuah institusi di luar pemerintahan yang bisa membiayai badannya sendiri. Dan biasanya fasilitas yang dihadirkan disini melebihi kata memadai. Tapi apa yang aku dapatkan dilapangan?.. Well, let me tell you a little story tentang dunia rumah sakit di negara kita ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keadaan Ruang rawat inap&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mau tahu apa yang terjadi di kelas bawah?.. setiap kamar terdiri dari enam sampai delapan tempat tidur. Jarak antara tiang infus, sekat dan tempat tidur, berjejer dalam jarak yang tidak memadai. Belum lagi penempatan kursi bagi si penunggu pasien. Benar-benar bukan merupakan sebuah tata letak yang baik.&lt;br /&gt;Belum lagi ruangan pengap dan panas. Karena tak terdapatnya sebuah ventilasi udara.. can you imagine that?.. bagaimana si pasien bisa lekas sembuh bila untuk menghirup udara bersih saja susahnya minta ampun. Belum lagi kedaan kamar mandi yang bisa aku bilang cukup menjijikan untuk sebuah ukuran rum ah sakit. Dinding dan lantainya berwarna kuning.. karena berhiaskan lumut. Belum lagi baunya yang menyengat hingga keluar. Yaiikzz... aku saja pernah menemukan toilet umum yang jauh lebih bersih dibandingkan itu. C’mon dude.. it’s Hospital..!! Apakah karena ini merupakan kelas bawah jadi pelayanannya pun cuma seadanya saja?.. huummm... wise..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keterbatasan tenaga paramedis.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Ini yang paling aneh. Benar-benar berada diluar daya nalarku. Let say.. setiap tahun berbagai macam Universitas berbondong-bondong meluluskan mahasiswa dengan predikat Dr. But where the hell are they??... Kemana para lulusan itu larinya. Karena saat ibuku dirawat dirumah sakit beberapa waktu yang lalu. Beliau sampai harus menunggu sampai dua hari karena tidak ada dokter.. Not even dokter jaga..!! Can you imagine that..??. Yang aku ketahui, Rumah sakit adalah tempat orang mencari dokter. Naah... sekarang kalau dokternya saja tidak ada lalu siapa yanga akan mereka temui?.. cleanning service or something??... huuuhhh… *sigh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pelayanan yang ditunda-tunda tanpa alasan yang jelas.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Rasanya ingin sekali menyayat-nyayat wajah pihak rumahsakit dengan cutter. Supaya mereka bisa tahu bagaimana rasanya sakit yang harus segera ditangani. Segala macam test dengan berbagai macam sample yang mereka ambil dari tubuh ibuku tidak membuahkan hasil sebagaimana yang dijanjikan. Untuk mendapatkan hasil test urine dan darah kita harus menunggu hingga dua hari.. yang benar saja..!!!. Well, mungkin aku memang orang awam, tapi test semacam itu pernah dilakukan sebelumnya (di tempat lain) dan hasil nya bisa langsung diketahui pada sore harinya. Hal tadi hanya contoh kecil saja, sebenarnya masih banyak lagi.. terutama saat-saat menjelang operasi. Moment dimana mereka mendapatkan kesempatan untuk mengeruk uang si pasien sebanyak mungkin dengan segala macam tektek bengek.. Aku jadi ingin tahu apa maksud yang tersembunyi dibalik semua ini. Apakah ini merupakan salah satu strategi bisnis mereka, sehingga para pasien bisa stay lebih lama di rumah sakit?..dengan demikian semakin banyak pula biaya yang harus dikeluarkan?.. jika memang iyah... ingin sekali kuludahi wajah mereka satu persatu...!!. Orang yang datang ke rumah sakit adalah orang-orang yang membutuhkan pertolongan karena kesehatan bahkan mungkin hidup mereka tengah terancam. Jika tidak segera ditangani dan setiap pihak rumah sakit berlaga santai seolah-olah semuanya berada dalam &lt;em&gt;under control&lt;/em&gt; (padahal terkadang malah terjadi salah mendeteksi penyakit dan bahkan malpraktek).. ciiihhh.. guyz.. aku sarankan sebaiknya kalian mencari profesi lain saja. Karena yang berurusan dengan kesehatan dan nyawa.. diperuntukan bagi orang-orang yang siap bekerja dengan jam terbang yang melebihi batas normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huummm... kira-kira kapan ya.. kita bisa memiliki sebuha rumah sakit seperti dalam serial ER dimana orang-orang nya bekerja dengan HATI.. ppfftttt... tapi rasanya harapan ku terlalu utopis ya??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membaca tulisan ku mungkin beberapa dari kalian ada yang tidak seruju... Gugatan mungkin datang dari orang-orang medis yang merasa menggantungkan hidupnya pada penyakit orang lain.. But you know what.. apapun opini kalian.. I don’t give a sh*tt..!!. Toh memang seperti itu adanya apa yang ku dapatkan dilapangan. Face it, dude..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-116374104949091740?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/116374104949091740/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=116374104949091740' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116374104949091740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116374104949091740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/11/hospitalize.html' title='Hospitalize'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-116313265868423247</id><published>2006-11-10T10:49:00.000+07:00</published><updated>2006-11-10T11:28:04.310+07:00</updated><title type='text'>istilah dan keprihatinan moral</title><content type='html'>Ide ini datang dari sebuah chatt kemarin sore. Hee.. hee.. sorry yak wir.. ide loe gwa curi.. hope you don't mind.. soalnya suru syapah loe jadi bikin gwa terinspirasi wat nulis sesuatu tentang ini.. hee... hee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok.. to the point saja. Semuanya berawal dari kekhawatiran seorang masyarakat tentang istilah "Jablay" yang akhir-akhir ini sering digunakan secara bebas oleh semua kalangan tanpa melihat situasi yang sedang berlangsung. Padahal seperti yang kita ketahui. Istilah yang satu ini berkonotasi negatif. Tapi karena terpopulerkan oleh sebuah soundtrack dari sebuah film layar lebar, akhirnya istilah ini menjadi semakin 'membumi'. Satu hal yang membuat ku mengerutkan kening. Kata-kata ini kudengar tadi pagi saat hendak berangkat kerja. &lt;em&gt;"Yuukk ah... mo nge-Jablay dulu&lt;/em&gt;". Pamit seorang perempuan sambil terkekeh. Aku tahu, ia bermaksud bercanda karena jelas-jelas pagi tadi ia hendak pergi ke kantor nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sini aku mulai berfikir.. penyakit apakah ini?.. Apakah ini kemerosotan moral?.. apakah masyarakat kita sudah tidak lagi bisa membedakan mana yg dianggap pantas atau tidaknya untuk diucapkan. Dalam situasi tertentu mungkin ok-ok saja.. tapi jika sebuah kata yg berkonotasi negatif diucapkan di depan umum dengan lantang.. dan tanpa rasa malu sedikitpun... dan yang lebih memprihatinkan lagi kata ini turut pula diucapkan oleh anak-anak kecil yang berlarian dengan riang sambil berteriak "hey... jablay.. tunggu-in donk..!!". OMG.. tidakkah ini membuat kening kalian berkerut??...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah begini, pantas kah kita menunjuk siapa yang patut disalahkan?.. apakah orang tua yang tak sanggup mendidik mulut si anak?.. apakah media yang sudah berani menyebarkan hal yang sebenarnya tak patut disebarkan?.. owh.. C'mon, don't be to naive.. mereka adalah para pelaku bisnis.. yang ada di kepala mereka hanyalah cara semaksimal mungkin untuk menarik keuntungan. Mana pernah mereka berfikir soal moral?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humm... ok.. kalau begitu semuanya kembali ke pribadi masing-masing, right?! (selalu seperti itu.. cuiiihh..!!). Yeah.. jika setiap pribadi memiliki 'kepekaan' sich tidak jadi soal. Masalahnya tidak semua orang dibentuk untuk memiliki pribadi yang memiliki filter sosial. Dan pada akhirnya inilah yang terjadi.. sebuah moral yang memprihatinkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"lay... lay.. lay.. panggil aku si Jablay..." (&lt;/em&gt;Coba katakan hal ini pada diri sendiri yaa... haaa... haa... haa...)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ps : Thanks for the idea, Mr. DJ.. :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-116313265868423247?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/116313265868423247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=116313265868423247' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116313265868423247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/116313265868423247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/11/istilah-dan-keprihatinan-moral.html' title='istilah dan keprihatinan moral'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-115431096882485546</id><published>2006-07-31T08:49:00.000+07:00</published><updated>2006-07-31T09:43:09.683+07:00</updated><title type='text'>Jam Biologis</title><content type='html'>Setiap orang memiliki jam biologis atau mekanisme pengaturan waktu internal dalam tubuh yang bekerja secara otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang selalu bangun pagi. Pukul enam pagi mereka sudah tidak betah lagi berada di tempat tidur, dan begitu bangun mereka mampu bekerja dengan penuh konsentrasi. Tetapi, ada juga orang yang selalu begadang, dimana mereka secara naluri tidak dapat tidur sebelum larut malam. Kalau bangun terlalu pagi, mereka menjadi cepat marah dan tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja. Apa yang menyebabkan perbedaan itu? Pasalnya: setiap orang memiliki jam biologis atau mekanisme pengaturan waktu internal dalam tubuh yang bekerja secara otomatis.&lt;br /&gt;Jam ini sudah terprogram secara genetis dan menentukan kapan waktunya kita bangun dan kapan kita tidur. Dalam Forum Ilmu Pengetahuan &lt;strong&gt;"Euroscience Open Forum"&lt;/strong&gt; ESOF di Manchen, Jerman, para peneliti mendiskusikan pengetahuan aktual yang hasilnya terutama dapat membuat orang yang suka tidur lama, merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Till Roenneberg adalah professor di Institut Psikologi Kedokteran Universitas Manchen, yang meneliti soal jam biologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Till Roenneberg: &lt;em&gt;"Jam internal itu seperti jam betulan. Kenapa kita memerlukan sebuah jam? Karena kita ingin tahu kapan kita harus berangkat, supaya misalnya tidak ketinggalan kereta api. Jam internal atau jam biologis mempunyai fungsi yang sama. Jam itu ingin mengetahui, apakah saya sekarang harus meningkatkan temperatur atau hormon, supaya saya bisa bangun dalam waktu dua jam nanti."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Jam internal yang dibicarakannya itu adalah reaksi proses evolusi terhadap pergantian dari malam ke siang hari, dimana jam itu terprogram dalam gen dan mengatur kapan kita bangun dan kapan kita tidur. Dan setiap orang memiliki jam biologis tersendiri yang berbeda satu sama lain. Tetapi jam biologis tidak selalu sam berdetak, dan ini tergantung dengan umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak kecil biasanya bangun pagi sekali, sehingga orang tuanya acap kali kerepotan oleh karena itu. Kemudian mereka tumbuh besar dan jam biologisnya semakin bergeser ke belakang dan pada usia remaja, pergerseran ini mencapai titiknya yang terakhir. Mulai usia 20 tahun jam itu kembali berangsur- angsur bergerak ke depan lagi. Ini berarti, kaum remaja dapat diibaratkan seperti burung hantu dan pensiunan sebagai burung Lerche. Namun untuk semuanya yang berlaku adalah, jika hidup melawan jam biologis, misalnya karena setiap harinya bangun jam enam pagi karena wekernya berdering, maka badan akan mengalami stress. Para pakar seperti Till Roenneberg menyebut gejala tersebut &lt;strong&gt;"social jetlag."&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Till Roenneberg: &lt;em&gt;"Kalau jam biologis saya dua atau tiga jam lebih lambat dari waktu sebenarnya yang harus saya jalani, bagi ini berarti seolah-seolah saya bekerja di Moskow tetapi tinggal di Manchen. Ini adalah jetlag sosial."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Pindah ke zona waktu yang lain tidak ada gunanya sama sekali: Pasalnya, di tempat yang baru, jam biologis kita akan segera menyesuaikan diri dengan keadaan setempat. Maksudnya, siapa yang di Jerman selalu bangun pagi, maka orang itu juga akan tetap bangun pagi, baik di Tokyo maupun di New York. Namun, dampak apa yang akan muncul jika hidup melawan jam biologisnya? Till Roennenberg menuturkan sesuatu yang menarik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Till Roenneberg:&lt;em&gt; "Yang sangat menarik adalah temuan bahwa yang bersangkutan rentan menjadi perokok. Makin besar jetlag sosial yang diderita, maka makin besar kemungkinan orang itu menjadi perokok atau tetap menjadi perokok dan tidak akan meninggalkan kebiasaan itu. Yang menakjubkan dalam hasil studi itu adalah korelasi yang luar biasa dengan jetleg sosial. 60 persen dari kelompok yang menderita jetleg sosial selama empat jam atau lebih, adalah perokok. Sedangkan hanya sepuluh persen dari kelompok yang tidak menderita jetlag sosial merupakan perokok."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Berbagai penelitian saat ini mengharapkan dapat mengungkapkan pertanyaan, apakah penyakit-penyakit lainnya berhubungan dengan jetlag sosial, misalnya keluhan peredaran darah dalam jantung atau penyakit kanker. Apakah ke depan kita sebaiknya secara patuh mengikuti ritme jam biologis tanpa pengecualian-pengecualian kecil ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Till Roenberg, tenggang waktu satu jam masih bisa di tolerir. Tetapi Anda harus membayangkan bahwa 50 persen dari populasi terpaksa harus mengubah atau menjembatani dua jam atau lebih, antara jam biologis dan jam sebenarnya, dimana dalam jangka panjang, tak seorang pun dapat bertahan dalam kondisi seperti itu, seperti banyaknya orang yang kurang tidur pada hari kerja. Bila semua hal tersebut pada populasi diakumulasikan, akan menumpuk menjadi jumlah yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya? Apa yang dianjurkan para pakar?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama:&lt;/strong&gt; Berikanlah lebih banyak cahaya masuk ke ruangan anda, demikian saran dari Till Roenneberg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Till Roenneberg: &lt;em&gt;"Kenyataan bahwa banyak orang yang hidup dengan jam biologis yang bedanya mencapai 12 jam , disebabkan karena kebanyakan kurang melihat cahaya atau sinar terang. Bagi jam biologis, kurang cahaya membawa dampak, tipe bangun pagi akan bangun lebih pagi lagi, dan tipe yang bangun siang akan bangun lebih siang. Oleh karena itulah terdapat senjang yang besar antara kedua kelompok dalam masyarakat kita."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua:&lt;/strong&gt; Tidak ada lagi mesin pencatat waktu kerja yang ketat dan lonceng istirahat, melainkan waktu kerja yang sesuai dengan jam biologis kita, karena menurut Till Roenberg, menyesuaikan jam kerja dengan jam biologis merupakan suatu langkah raksasa untuk menjauhi jetlag sosial untuk meningkat produktivitas di dalam masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, kaum remaja usia 14 tahun disarankan untuk pergi ke sekolah mulai jam sembilan pagi dan tidak pada jam delapan pagi seperti saat ini. Saran para pakar yang tampaknya akan membuat hati kaum remaja berbunga-bunga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-115431096882485546?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/115431096882485546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=115431096882485546' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115431096882485546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115431096882485546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/07/jam-biologis.html' title='Jam Biologis'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-115319186577570575</id><published>2006-07-18T09:20:00.000+07:00</published><updated>2006-08-09T13:33:57.980+07:00</updated><title type='text'>Miss Universe</title><content type='html'>Hee...hee... lagi heboh-hebohnya nih. Semula aku berkata pada diriku sendiri untuk tidak mengangkat topik ini. Tapi apa boleh buat, perbincangan yang seru, pembahasan yang tiada akhir, foto-foto yang mengundang kontroversi, serta rekaman interview yang jadi bahan ejekan yang lumayan bisa mengocok perut.. membuat tanganku gatal untuk menulis sesuatu tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu aku masih bertanya-tanya apa sih tujuan diadakannya kontes-kontes semacam ini?. Dan dari sudut pandang ku sebagai orang awam, aku menilainya hanya sebagai perlombaan yang di adakan untuk mengagumi keindahan fisik dari seorang perempuan. Itu saja. Tak ada yang lain. Permasalahan intelektual yang dimiliki nona-nona cantik ini hanyalah nilai plus yang sebenarnya tak terlalu penting untuk di perhitungkan. Dan jabatan sebagai duta pasriwisata juga hanya sebagai embel-embel yang di buat-buat. Tapi pada intinya tetap saja even ini hanya sebagai ajang penilaian fisik belaka, demi memperebutkan status wanita tercantik sejagad. Dan bagi yang masih mengelak.. aku akan tanya satu hal.. mengapa diantara mereka tak ada seorang pun yang berpenampilan seperti &lt;em&gt;Betty La Fea?..&lt;/em&gt; dengan kaca mata tebal dan kawat gigi.. sekalipun dia memiliki otak yang jenius.. tapi tetap saja gadis-gadis seperti ini tak masuk hitungan. &lt;em&gt;See..??!!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kewajiban ber-swimsuit dan budaya indonesia dari dulu memang tak pernah akur dan selalu menjadi bahan perbincangan yang tak pernah habis. Dan menurut ku.. bukan saat nya lagi untuk membicarakan hal ini. Apakan tidak pernah bosan setiap terdapat pemilihan kita selalu membahas hal yang itu-itu saja. &lt;em&gt;So out of date...!!&lt;/em&gt; Kalau mau bertindak tegas, ya sudah.. larang saja para putri-putrian itu untuk ikut ajang miss universe. Atau sekalian saja bikin RUU yang biasa dilakukan dinegara kita kalau ada permasalahan baru.. atau kalau boleh aku lebih senang menyebut peraturan dinegara kita ini dengan "peraturan darudat", karena baru dibuat setelah terdapat masalah yang sekiranya cukup pelik dan susah untuk menemukan jalan keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Beauty.. Brain.. Behavior..&lt;/em&gt; Itu adalah syarat utama yang harus dimiliki oleh setiap peserta miss universe. Oh really...??.  &lt;strong&gt;Beauty?...&lt;/strong&gt; of course lhaa... seperti yang aku bahas sebelumnya, karena tak ada sau kontestan pun yang berkawat gigi dan berkaca mata setebal pantat botol. &lt;strong&gt;Brain...??&lt;/strong&gt; eeuuheuum... tawa ku ingin meledak saat mendengar kata ini jika mengingat apa yang telah dilakukan oleh kontestan perwakilan dari negara kita tercinta ini dalam interviewnya yang disaksikan oleh seluruh dunia. Dan entah apakan akan disiarkan dinegara kita?.. bila ya.. Indonesia seperti mendamprat wajah nya sendiri. Selain itu juga dalam setiap interview yang dilontarkan padanya diluar kontes tersebut.. aku melihatnya seperti jawaban yang tak memperhatikan inti pertanyaan. Ibarat ditanya arah ke Bandung.. tapi dia malah menjawab bagai mana cara agar sampai di Surabaya.. Hey lady.. fixed your brain please...!!. Dan yang terakhir, &lt;strong&gt;Behavior..?? &lt;/strong&gt;Ini berurusan dengan personal.. biarlah mereka-mereka menilai dirinya sendiri. Kalau aku pikir sih.. penilaian seseorang sudah tercermin dari isi kepalanya haa.. haa.. Tapi ada satu yang diingat.. kelakuan mereka diluar mencerminkan apa yang ada di negara kita. lalu apa yang terjadi bila Indonesia yang keluar dari bibir para perwakilannya adalah negara yang erat dengan sopan santun dan tata krama, namun tiba-tiba para perwakilan itu muncul dengan bikini yang jelas bertentangan dengan apa yang keluar dari mulutnya.. sekali lage... aku ingin tertawa sekencang-kencangnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well.. anyway, tapi semua itu kita kembalikan lagi pada penilaian pribadi masing-masing.. mengenai pantas atau tidaknya untuk memberikan dukungan pada even dan peserta tersebut. Tapi jika harus memilih kontestan perwakilan negara kita tahun ini.. Aku rasa aku harus berfikir seratus kali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;"So people... come to Indonesia, as a beautiful city..  we have a lot of beautiful b**ches!.. feel it and we open our arms.."&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waaakakakak.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-115319186577570575?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/115319186577570575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=115319186577570575' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115319186577570575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115319186577570575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/07/miss-universe.html' title='Miss Universe'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-115318905624382803</id><published>2006-07-18T08:48:00.000+07:00</published><updated>2006-07-18T09:17:36.260+07:00</updated><title type='text'>Preman</title><content type='html'>Di jaman sekarang -- jaman peras-memeras dan gertak-menggertak -- banyak orang yang sok-sok 'an mengaku bergelar preman, supaya dirinya aman, supaya hidupnya nyaman, maka badan pun digambar, di tatto, supaya punya legitimasi sebagai penyandang gelar preman.&lt;br /&gt;tua muda bergaya preman. semuanya untuk kebutuhan hidup aman dan nyaman. bila sang preman datangnya dari klas kéré, maka syarat berani mati adalah tantangan menghadapi persaingan keberanian untuk disebut sebagai preman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ada istilah preman pasar,  yaitu para pengontrol jalannya ekonomi di pasar-pasar. Ada juga yang disebut preman mall, mereka disebut juga sejenis "loverboy" alias arjuna mencari cinta (dan uang). Hanya klasnya berbeda, preman mol bergaya post-mo, berideologi "mokondo". Dosa dan pahala jadi satu dalam mimpinya dunia premanisme. Tergantung pada siapa pengabdianya. Ada yang berfungsi jadi preman lalu turun ke jalan kerna untuk mempertahankan hidupnya dan keluarganya, dan ada juga yang hanya untuk foya-foya dan bergaya hidup seperti orang kaya. Berkuasa dan ditakuti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 2 muka dari dunia premanisme, di satu pihak dianggap pahlawan sejenis "robin hood" oleh keluarganya, lingkunganya, kelompoknya. kekejaman jaman dianggap sebagai cerita di "sherwood forest", sang preman ngompas orkay untuk membiayai hidup dirinya dan para pengikutnya, dalam rangka melawan penguasa lalim sheriff of nottingham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu kan cerita di negeri yang punya 4 musim, sedangkan dongengnya negeri rayuan pulau kelapa adalah setumpuk legenda tokoh-tokoh dunia model ken arok, si pitung, si jampang, kusni kasdut dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Preman bukan hanya berarti pré-makan, alias makan gratis, tapi juga suatu kekuatan fisik yang nampaknya bisa dijadikan alat untuk mendesakkan suatu strategi politik jalanan, politiknya kekerasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi bukan sekedar mengingatkan, bahwa kita memang punya budaya jawara, warok, jagoan dstnya, sampai saat ini siapa pun yang jadi penguasa harus membayar "jatah preman" untuk menjaga kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak heranlah jika gerombolan preman berjubah keagamaan itu sampai saat ini masih eksis dengan praktek tindak kekerasan, kerna dibelakangnya ada senjata dan uang segudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam, heri latief&lt;br /&gt;amsterdam, 14 juli 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kumpulan paragraf yang aku terima dari e-mail pagi ini. Ngga tahu kenapa cukup menarik perhatian ku. Mungkin otakku ditakdirkan untuk memiliki magnet tersendiri dalam hal kriminalitas.. hee..hee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap... setelah membaca tulisan diatas, dan definisi panjang mengenai bermacam-macam preman, aku jadi ingin menarik suatu kesimpulan yang sederhana. Ternyata semua orang ingin suatu kenyamanan dan hidup yang aman, walaupun harus meraihnya dengan cara yang tidak lazim.. bahkan sampai menjadi preman. Mengapa aku menyebutnya dengan tidak lazim?.. karena terdapat suatu tindakan kekerasan dibalik kekuasaan yang coba di peroleh nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu yang terlupakan oleh si penulis e-mail tersebut. Preman Sekolah. Ini berdasarkan pengalaman ku waktu disekolah lho.. ada sekelompok anak yang diketuai oleh salah seorang dari mereka yang seolah-olah menjadi penguasa sekolah. Dan bertugas meminta pungutan liar dari anak-anak lain yang mereka anggap lebih lemah, selain itu mereka juga sering memiliki side job sebagai tukang pukul. ironis ya.. padahal mereka ada di lingkungan sekolah yang notabene mengajarkan bagaimana berperilaku dan berfikir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu ada juga preman yang bersembunyi dibalik kekuasaan seseorang yang berfungsi melindungi kekuasaan tersebut. Ini juga menyedihkan. Ia seolah menguasai lingkungan luar.. tapi begitu menghadap si tuan.. ia membungkuk-bungkuk tak berdaya.. Tukang jagal yang berlindung dalam ketiak kursi penguasa. haa... haa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih membuat perutku mual adalah segerombol orang yang mengaku berlindung dan bertugas menegakkan agama.. tapi kelakuannya ngga beda jauh sama preman. Mereka berkeliling... berteriak-teriak sambil mengacungkan parang, Membakar fasilitas umum, dan menyiksa saudaranya sendiri tanpa belas kasihan. Get a life.. people...!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-115318905624382803?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/115318905624382803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=115318905624382803' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115318905624382803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115318905624382803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/07/preman.html' title='Preman'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-115284382834538556</id><published>2006-07-14T09:21:00.000+07:00</published><updated>2006-07-14T09:23:48.350+07:00</updated><title type='text'>Redefinisi Nilai</title><content type='html'>Oleh: Widyarfendhi&lt;br /&gt;Praktisi bisnis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kebijakan promosi yang diambil perusahaan memberikan hasil yang semakin jauh dari harapan yang ingin dicapai, maka saat itu perlu dilakukan redefinisi tatanan nilai yang meliputi komponen yang berada di dalam perusahaan maupun ada di luar perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu kesempatan saya berbincang dengan rekan, seorang karyawan perusahaan. Pembicaraan semakin menghangat manakala ia menyampaikan pandangannya tentang kebijakan atasannya mengenai bentuk promosi yang tepat bagi produk perusahaannya. Rekan saya ini menilai, kebijakan atasannya keliru dalam memberikan hadiah berupa barang tertentu dengan kualitas rendah tanpa dapat ditawar. Ia berpendapat, kebijakan promosi yang tepat adalah dengan pemberian diskon, cash back, atau subsidi. Ini cukup beralasan, karena kondisi perekonomian sedang menurun akibat ditutupnya beberapa perusahaan besar yang sebelumnya merupakan faktor dominan penggerak roda perekonomian setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita mengamati lebih dalam, apakah program promosi yang telah dilakukan oleh perusahaan sudah benar atau tidak, harus dianalisis menggunakan parameter yang tepat. Analisis itu kemudian mengarahkan pada pemilihan manakah yang lebih efektif antara pemberian hadiah barang atau pemberian diskon. Ataukah perusahaan harus tetap kebijakan promosi yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebingungan ini akan segera terpecahkan bila kita memahaminya sebagai suatu nilai yang dipegang konsumen. Kita harus memahami, setiap konsumen memiliki nilai yang sama terhadap suatu objek, yang dalam hal ini adalah produk. Komposisi variabel pembentuk nilai ini yang bervariasi, tergantung preferensi konsumen. Hasil dari variasi variable pembentuk nilai ini yang kemudian memberikan penjelasan, mengapa terjadi persepsi yang berbeda antara orang satu dan lainnya tentang mahal, murah, serta baik atau kurang baiknya suatu produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak variabel yang dapat membentuk tatanan nilai. Berbicara mengenai produk, variabel pembentuk tatanan nilai ini dapat terbentuk oleh variabel kualitas, harga, kemudahan memperoleh, promosi, informasi, pelayanan purna jual, ketersediaan suku cadang, posisi persaingan terhadap produk relatif terhadap produk pesaing, serta berbagai variabel lainnya yang kemudian dibalut dengan pelayanan yang baik. Perusahaan harus jeli mengidentifikasi variabel apa saja yang paling dominan mempengaruhi tatanan nilai dari segmen pasarnya, untuk kemudian menetapkan strategi pemasaran yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus perusahaan tempat rekan saya bekerja, kesalahan mungkin terjadi pada bagaimana memetakan tatanan nilai yang dipegang segmen pasar perusahaan. Mengampanyekan kualitas terbaik serta penetapan harga tinggi dengan menganggap produk perusahaan bukan produk murahan tanpa melakukan menganalisis secara relatif terhadap produk pesaing, memang kedengarannya menggelikan. Konsumen sudah banyak belajar dari pengalaman dan derasnya arus informasi membuat mereka semakin kritis dan mampu memilih, produk mana yang dapat memenuhi keinginan dan kebutuhannya melalui tatanan nilai yang dipegangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segencar apa pun promosi yang dilakukan untuk mendukung penjualan produk tanpa didukung diferensiasi produk yang menawarkan nilai yang dibutuhkan dan diinginkan konsumen, akan sia-sia. Promosi sebaiknya diarahkan pada keunggulan produk yang berbeda dibandingkan dengan produk pesaing. Mempromosikan terus menerus suatu bidang yang sudah diketahui masyarakat, hanya akan menghasilkan pandangan negatif mereka bahwa memang produk perusahaan tidak memiliki nilai kompetitif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran yang dapat dipetik dari sini adalah pertama, perusahaan harus mendefinisikan kembali tatanan nilai yang dipegang segmen pasarnya. Seiring kemudahan mengakses informasi dan konsumen semakin kritis, tentunya pergeseran tatanan nilai tidak mungkin terelakkan. Meredefinisi tatanan nilai yang dipegang konsumen khususnya segmen pasar produk perusahaan, atau bahkan menciptakan permintaan produk yang menawarkan nilai lebih tinggi yang mungkin sebelumnya belum terpikirkan konsumen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, identifikasi diferensiasi produk perusahaan yang dapat menawarkan keunggulan kompetitif yang tepat sasaran sesuai kecenderungan tatanan nilai yang dipegang segmen pasar tujuan. Melalui proses ini, perusahaan dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai bagaimana bentuk promosi yang tepat dan dapat diterapkan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, tetapkan kebijakan promosi yang paling tepat. Kebijakan ini tentunya harus melalui mekanisme yang benar dan berbagai pertimbangan seperti biaya dan sumberdaya pendukung lainnya. Dalam arti, semua pihak terkait baik langsung maupun tidak harus terlibat dan bekerja sama dalam upaya menyukseskan program promosi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, umpan balik. Proses ini perlu untuk menguji apakah kebijakan promosi yang dijalankan perusahaan sudah tepat. Selain itu, untuk mengantisipasi pergeseran tatanan nilai yang dipegang segmen sasaran. Melalui proses analisis mendalam, dapat dilihat apakah kebijakan promosi yang dilakukan masih sesuai ataukah harus diubah. Apabila ternyata harus diganti, proses penentuan kebijakannya sebaiknya melalui tiga tahapan yang disebutkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai kebijakan mengenai produk perusahaannya seperti penetapan harga, peluncuran produk baru dan pelayanan bagi konsumen juga akan lebih baik apabila melalui prosedur seperti ini. Diawali dengan mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen, perusahaan menciptakan produk baru menetapkan harganya dan dibalut dengan pelayanan yang sesuai tatanan nilai yang dipegang konsumen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-115284382834538556?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/115284382834538556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=115284382834538556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115284382834538556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115284382834538556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/07/redefinisi-nilai.html' title='Redefinisi Nilai'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-115284328317588877</id><published>2006-07-14T09:11:00.000+07:00</published><updated>2006-07-14T09:14:43.190+07:00</updated><title type='text'>Kisah Para Pemimpin Besar</title><content type='html'>Kisah Para Pemimpin Besar&lt;br /&gt;Oleh: Riswandha Imawan*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini bangsa Indonesia didera musibah. Di tengah musibah itu, ungkapan retorik dengan perilaku teatrikal para pemimpin mencuat. Slogan "Indonesia bangkit" sampai ke "Halangan yang ada hanya membuat kita makin kuat" diteriakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nicholls dalam bukunya Power: A Political History of the Twentieth Century (1990) mengungkapkan adalah lumrah bila satu bangsa dalam situasi anomali (seperti kita alami saat ini), ada orang yang berusaha menjadi pemimpin besar. Pemimpin besar dilahirkan oleh dinamika sosial-politik masyarakatnya. Karena itu, secara fisik dan psikis dia menyatu dengan denyut nadi kehidupan bangsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang ingin menjadi pemimpin besar. Tapi, sedikit sekali yang berhasil. Kuncinya ada pada kemampuannya untuk secara total lebur ke dalam dinamika masyarakatnya. Totalitas ini menuntunnya merumuskan secara tepat apa yang dibutuhkan bangsanya. Itu pun harus diwujudkan ke dalam satunya kata dengan perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahatma Gandhi menjadi pemimpin besar India walau dia tidak pernah menduduki jabatan apa pun di jajaran pemerintahan. Dia merumuskan nilai-nilai kemasyarakatan bangsa India sambil menyelaraskan penampilan dengan filosofi ajaran-ajaran itu. Pakaiannya hanya dua helai kain, kakinya bersandal jepit. Demikian pula Ho Chi Minh untuk Vietnam yang bersepatu sandal dari ban bekas. Bila pergi keluar negeri, dia naik pesawat komersial kelas ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hitler sadar Jerman membutuhkan kebanggaan setelah martabatnya direndahkan bangsa Romawi. Keluarlah doktrin totalitasnya: "disiplin, pantang menyerah, dan berani berkorban" yang menjadi kunci sukses bangsa Jerman.&lt;br /&gt;Churchill menggelorakan sikap optimistis bagi bangsa Inggris. Tantangan adalah kesempatan, bukan hambatan. Nasib Inggris ada di tangan orang Inggris. Dia tunjukkan komitmennya dengan tidak menggunakan barang-barang buatan luar negeri. Semuanya harus made in England.&lt;br /&gt;Napoleon Bonaparte menjadi pemimpin besar bangsa Prancis. Bukan hanya karena idenya tentang prinsip demokrasi. Dia pimpin langsung pasukan ketika menyerang bangsa-bangsa Eropa lain. Lewat penaklukan itu dia menebarkan ajaran-ajarannya. Layak bila dia sesumbar: "Hai prajuritku, empat abad ke depan sedang menatap apa yang sedang kalian lakukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia juga melahirkan banyak pemimpin besar. Bung Karno hadir dengan ajaran populis, kekeluargaan, karena itulah kenyataan hidup bangsanya. Dia kenakan peci hitam yang banyak digunakan orang Indonesia. Di atas meja makannya ada lukisan pengemis, agar dia ingat pada rakyat saat menyantap sayur lodeh, tahu, dan tempe kesukaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Haji Agus Salim memakai sarung, peci hitam, dan merokok kretek. Saat diprotes karena bau menyengat dari rokoknya, dia berujar, "Tuan-Tuan, benda inilah yang membuat Tuan-Tuan datang dan menjajah negeri kami."&lt;br /&gt;Bung Hatta hadir dengan kesederhanaan tak tertandingi. Saat gajinya sebagai Wapres akan dinaikkan, dia menolak. Katanya, "Keuangan negara tidak cukup kuat, sementara banyak rakyat melarat yang memerlukan uang itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, kita dibuat miris bila membaca kisah para pemimpin besar itu. Nilai kebersamaan, kejujuran, dan kesederhanaan yang mematangkan mereka sebagai pemimpin besar, seolah sirna. Padahal, situasi yang berkembang saat ini sangat memungkinkan lahirnya pemimpin besar itu.&lt;br /&gt;Para pemimpin saat ini justru menganut nilai kebalikannya. Melebarkan jarak kaya-miskin, penuh tipu daya, dan hidup dibalut kemewahan ditonjolkan. Mereka seolah hidup di alam berbeda dari rakyat yang dipimpinnya. Alhasil mereka hanya mampu jadi pemimpi, bukan pemimpin.&lt;br /&gt;Bermimpi tentang kebersamaan, namun menebalkan garis pembatas "siapa kamu, siapa saya" (ingroup feeling). Menyeleksi siapa yang layak berbicara atau didengar pendapatnya, hanya meninabobokan pemimpin pada realita rakyatnya. Mereka lupa bahwa politik menyoal kekuasaan, dan kekuasaan hanya mendatangkan pemujaan. Lupa bahwa dalam politik menghargai lawan sama pentingnya dengan menghargai kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jarak kaya-miskin dilebarkan kembali melalui kebijakan monopoli ala rezim Soeharto. Ironisnya, itu diramu dengan janji yang membuat rakyat ikut bermimpi. Janji bantuan untuk korban bencana alam di Yogyakarta, Rp 30 juta untuk rumah rusak berat dan Rp10 juta rusak ringan, tidak terealisasi. Jangankan jumlah jutaan rupiah, yang jumlahnya ribuan rupiah -uang jatah hidup- saja realisasinya tidak becus.&lt;br /&gt;Perilaku pemimpin saat ini seolah kemakmuran negeri kita setara negara-negara maju. Simak saja, solusi bencana alam di negeri ini selalu dalam bentuk uang. Untuk rehabilitasi Yogyakarta saja dibutuhkan dana Rp17 triliun. Belum lagi bencana lumpur panas di Sidoarjo, banjir di Kalimantan dan Sulawesi, gempa bumi di Maluku dan Papua. Jujur, bila dijumlah, pasti negara kita sudah bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Herannya, dengan utang makin menggunung, akhir Mei 2006 tim DSKU Dephub berangkat ke USA, kabarnya, untuk membeli pesawat kepresidenan. Ini isu lama yang pada Oktober 2005 dibantah para juru bicara presiden. Perilaku tipu daya muncul di sini. Akhir Juni 2006, saat terbang ke Medan, kaca kokpit pesawat yang ditumpangi Wapres retak. Awal Juli, saat utusan pejabat DSKU itu sudah kembali, Wapres menyatakan insiden terbang ke Medan tersebut membuat pemerintah memutuskan membeli pesawat baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lho. Tim berangkat Mei 2006, keputusan diambil Juli 2006? Polanya sama dengan pola represi rezim Soeharto, gebuk dulu alasan belakangan. Kebijakan populis, gaji ke-13 dilakukan untuk menutupinya. PNS golongan bawah sangat bersyukur karena memang tepat waktu. Masalahnya, gaji pejabat negara yang jaraknya ratusan kali lipat dari golongan bawah juga diberikan. Alasan pembenar ditebar. Ini ada di APBN. Bila tidak dilaksanakan, atau ada yang menolak, artinya melanggar UU. Masya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kebijakan ini untuk PNS yang -sebut saja- berpenghasilan di bawah Rp5 juta sebulan, masuk akal. Tapi, untuk pejabat negara yang berpenghasilan di atas Rp40 juta, itu tidak masuk akal. Apalagi pejabat negara bukan PNS, dan realitanya mereka dapat dari banyak sumber. Sikap mereka menegaskan bahwa sejatinya mereka tidak memiliki kepedulian dengan nasib rakyat Indonesia. Fakta yang terpampang di depan mata membuat rakyat bermimpi hadirnya pemimpin besar baru. Mungkinkah itu terjadi pada Pemilu 2009? Mungkin. Asal kita tidak salah pilih lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riswandha Imawan&lt;br /&gt;Guru besar UGM di Yogyakarta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-115284328317588877?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/115284328317588877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=115284328317588877' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115284328317588877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/115284328317588877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/07/kisah-para-pemimpin-besar.html' title='Kisah Para Pemimpin Besar'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114800168858444125</id><published>2006-05-19T08:19:00.000+07:00</published><updated>2006-06-30T10:45:00.466+07:00</updated><title type='text'>Bebas dari Keterkutuban</title><content type='html'>Jalanraya adalah fasilitas umum, milik bersama, bukan milik perseorangan atau sekelompok orang tertentu. Kita bisa lalu-lalang, bisa memanfaatkan dan menikmati pelayanannya guna mencapai tempat tujuan tertentu tanpa harus memilikinya, atau sekedar 'merasa' memilikinya sekalipun. Kita jelas bukan milik dari jalanraya ataupun ruas-ruas jalan yang kita lalui itu bukan? Jalan untuk dilalui, dilintasi dalam perjalanan ke tujuan, bukan untuk dimiliki pun menjadi milik dari jalan itu.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga agama-agama maupun kepercayaan-kepercayaan di dunia ini. Mereka bukan milik siapa-siapa, dan juga bukan hendak memiliki siapapun untuk dipsihkan dengan yang lainnya, disekap dalam bilik-bilik sumpek yang setiap saat siap dikonfrontasikan satu dengan yang lainnya. Anda boleh saja menjadi pengikut, penganut dari salah-satunya, namun itu bukan berarti bahwa Anda memilikinya atau sebaliknya Anda menjadi miliknya. Kalaupun mau dikatakan, setiap dari kita adalah milik semua, milik umat manusia. Kita bukan milik agama atau kepercayaan tertentu, ras ataupun etnis tertentu, budaya ataupun tradisi tertentu. Manusia buta, ambisius, egois dan serakahlah yang telah menjadikan keutuhan umat manusia terpecah-belah dalam fragmen-fragmen kecil, rapuh, labil dan amat rawan konflik.      Sayangnya, justru disinilah umumnya kebanyakan dari kita terjebak. Banyak di antara kita yang merasa memiliki agama atau kepercayaan yang dianutnya dan atau secara bersamaan juga merasa menjadi milik dari agama atau kepercayaan itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemunculan fanatisme dan sikap-sikap militan, yang agresif dan hegemonistik di satu kutub, dan penolakan terhadap serta pelepasan-diri dari salah-satu organisasi religius atau kepercayaan tertentu, ataupun sepenuhnya keluar dari segala bentuk organisasi sejenis pada kutub lainnya, menjadi seakan-akan tak terhindari, suatu keharusan. Kesumpekan ini terbukti telah, sedang dan entah hingga kapan akan terus menimbulkan banyak masalah, beraneka konflik —besar dan kecil— di hadapan Bunda Bumi ini.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, bila kita bisa memandang, untuk kemudian memposisikan agama ataupun kepercayaan bukan sebagai 'milik-ku' ataupun yang 'memiliki-ku', maka kitapun akan dengan sendirinya terbebas dari keterkutuban itu, dari polarisasi itu.  Dan sangat boleh jadi ini akan lebih mungkin kita untuk berkontribusi secara lebih positif, lebih berdaya-guna bagi ketenteraman, kedamaian dan perdamaian umat manusia di dunia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114800168858444125?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114800168858444125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114800168858444125' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114800168858444125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114800168858444125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/bebas-dari-keterkutuban.html' title='Bebas dari Keterkutuban'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114786351177410151</id><published>2006-05-17T17:56:00.000+07:00</published><updated>2006-08-16T18:08:05.016+07:00</updated><title type='text'>CINTAILAH CINTA</title><content type='html'>Adalah sesuatu yang menyakitkan ketika kita mencintai seseorang, namun ia tak pernah membalasnya, tetapi yang lebih menyakitkan adalah ketika kita mencintai seseorang sedangkan kita tidak pernah dapat menemukan keberanian untuk mengungkapkan perasaan kita padanya.&lt;br /&gt;Sebuah hal yang menyedihkan dalam hidup ketika kita bertemu dengan seseorang, yang sangat berarti bagi kita, hanya untuk mengetahui pada akhirnya seseorang tersebut tidak ditakdirkan untuk bersama kita, sehingga kita harus dengan berat hati membiarkannya pergi dan berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman terbaik adalah teman dimana ketika kita duduk bersama disebuah ayunan, tanpa ada ucapan sekatapun, dan ketika harus berpisah dengannnya, terasa seolah hal tersebut merupakan percakapan paling menyenangkan yang pernah dilakukan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah benar bahwa kita takkan pernah tahu apa yang telah kita dapatkan hingga kita kehilangannya. Tetapi adalah benar juga, ketika kita tidak tahu apa yang telah hilang hingga hal tersebut menghampiri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Impikan saja apa yang ingin kita impikan, pergi saja kemanapun kita ingin pergi, jadilah sebagai sosok yang kita inginkan, karena kita hanya memiliki satu buah kehidupan dan satu buah&lt;br /&gt;kesempatan untuk dapat melakukan semua hal yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letakkan diri kita sebagai layaknya orang lain, jika kita merasa hal yang kita lakukan akan menyakiti diri kita, hal tersebut mungkin akan menyakiti yang lain pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata yang terucap tanpa perhitungan mungkin akan menyulut perselisihan, perkataan yang kejam dapat menghancur-kan kehidupan, sebuah kata yang tak tepat mungkin juga mampu menambah beban batin seseorang, dan... sebuah kata yang penuh cinta kasih mungkin dapat menyembuhkan dan memberikan berkah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling bahagia adalah orang yang tidak merasa selalu membutuhkan semua hal terbaik, mereka hanya berfikir bagaimana menciptakan semua hal menjadi terbaik bagi mereka, yang berlalu dalam hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dimulai dengan sebuah senyum dan berakhir dengan air mata. Ketika kita dilahirkan, kita adalah orang yang menangis, sementara orang-orang disekeliling kita tersenyum bahagia.Ketika kita menanggalkan hidup, maka kita adalah pihak yang tersenyum begitu bahagia... sementara orang disekeliling kita menangis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114786351177410151?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114786351177410151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114786351177410151' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114786351177410151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114786351177410151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/cintailah-cinta.html' title='CINTAILAH CINTA'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114776079807625216</id><published>2006-05-16T13:21:00.000+07:00</published><updated>2006-05-16T13:26:38.076+07:00</updated><title type='text'>Berpikir Sederhana</title><content type='html'>Terpetik sebuah kisah, seorang pemburu berangkat ke hutan dengan membawa busur dan tombak. Dalam hatinya dia berkhayal mau membawa hasil buruan yang paling besar, yaitu seekor rusa. Cara berburunya pun tidak pakai anjing pelacak atau jaring penyerat, tetapi menunggu di balik sebatang pohon yang memang sering dilalui oleh binatang-binatang buruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama ia menunggu, seekor kelelawar besar kesiangan terbang hinggap di atas pohon kecil tepat di depan si pemburu. Dengan ayunan parang atau pukulan gagang tombaknya, kelelawar itu pasti bisa diperolehnya. Tetapi si pemburu berpikir, "untuk apa merepotkan diri dengan seekor kelelawar? Apakah artinya dia dibanding dengan seekor rusa besar yang saya incar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama berselang, seekor kancil lewat. Kancil itu sempat berhenti di depannya bahkan menjilat-jilat ujung tombaknya tetapi ia berpikir, "Ah, hanya seekor kancil, nanti malah tidak ada yang makan, sia-sia." Agak lama pemburu menunggu. Tiba-tiba terdengar langkah-langkah kaki binatang mendekat, pemburupun mulai siaga penuh,tetapi ternyata, ah... kijang. Ia pun membiarkannya berlalu. Lama sudah ia menunggu, tetapi tidak ada rusa yang lewat, sehingga ia tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru setelah hari sudah sore, rusa yang ditunggu lewat. Rusa itu sempat berhenti di depan pemburu, tetapi ia sedang tertidur. Ketika rusa itu hampir menginjaknya, ia kaget. Spontan ia berteriak, Rusa!!!" sehingga rusanya pun kaget dan lari terbirit-birit sebelum sang pemburu menombaknya. Alhasil ia pulang tanpa membawa apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang mempunyai idealisme terlalu besar untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya. Ia berpikir yang tinggi-tinggi dan bicaranya pun terkadang sulit dipahami. Tawaran dan kesempatan-kesempatan kecil dilewati begitu saja, tanpa pernah berpikir bahwa mungkin di dalamnya ia memperoleh sesuatu yang berharga. Tidak jarang orang orang seperti itu menelan pil pahit karena akhirnya tidak mendapatkan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan seseorang yang mengidamkan pasangan hidup, yang mengharapkan seorang gadis cantik atau perjaka tampan yang alim, baik, pintar dan sempurna lahir dan batin, harus puas dengan tidak menemukan siapa-siapa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114776079807625216?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114776079807625216/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114776079807625216' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114776079807625216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114776079807625216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/berpikir-sederhana.html' title='Berpikir Sederhana'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114776029316044327</id><published>2006-05-16T13:15:00.000+07:00</published><updated>2006-05-16T13:18:13.173+07:00</updated><title type='text'>Sebutir Pasir</title><content type='html'>Penakluk pertama Mount Everest, puncak tertinggi dunia di  Pegunungan Himalaya, Sir Edmund Hillary, pernah  ditanya  wartawan apa yang paling ditakutinya dalam  menjelajah alam. Dia lalu mengaku tidak takut pada binatang buas, jurang yang  curam, bongkahan es raksasa, atau padang pasir yang  luas dan  gersang sekali pun!  Lantas apa? &lt;em&gt;"Sebutir pasir yang terselip di  sela-sela jari  kaki,"&lt;/em&gt; kata Hillary. Wartawan heran, tetapi sang penjelajah  melanjutkan kata-katanya, &lt;em&gt;"Sebutir pasir yang masuk  di sela-sela jari kaki sering sekali menjadi awal  malapetaka. Ia bisa masuk ke kulit kaki atau menyelusup lewat kuku. Lama-lama  jari kaki terkena infeksi, lalu membusuk. Tanpa sadar, kaki pun tak bisa digerakkan. Itulah malapetaka bagi  seorang penjelajah sebab dia harus ditandu."&lt;/em&gt; Harimau, buaya, dan beruang, meski buas, adalah  binatang yang secara naluriah takut menghadapi manusia. Sedang  menghadapi  jurang yang dalam dan ganasnya padang pasir, seorang  penjelajah sudah punya persiapan memadai. Tetapi, jika  menghadapi sebutir pasir yang akan masuk ke jari kaki, seorang penjelajah tak mempersiapkannya. Dia cenderung mengabaikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dinyatakan Hillary, kalau kita renungkan, sebetulnya  sama dengan orang yang mengabaikan dosa-dosa kecil.  Orang yang melakukan dosa kecil, misalnya mencoba-coba mencicipi minuman keras atau membicarakan keburukan orang lain, sering  menganggap  hal itu adalah dosa yang kecil. Karena itu, banyak  orang yang  kebablasan melakukan dosa-dosa kecil sehingga lambat laun jadi  kebiasaan. Kalau sudah jadi kebiasaan, dosa kecil  itu pun akan  berubah jadi dosa besar yang sangat membahayakan  dirinya dan  masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat kemungkinan potensi kerusakan besar yang  tercipta dari  dosa-dosa kecil itulah, Nabi Muhammad saw mewanti-wanti agar  ummatnya tidak mengabaikan dosa-dosa kecil seraya  tidak melupakan amal baik kendati kecil juga.  Dalam kisah disebutkan, seorang pelacur masuk surga hanya  karena  memberi minum anjing yang kehausan. Perbuatan yang cenderung dinilai sangat kecil itu ternyata di mata Allah punya nilai sangat besar karena faktor keikhlasannya. Bukankah semua roh yang ada di seluruh jagad ini, termasuk roh anjing  tersebut,  hakikatnya berasal dari Tuhan Yang Maha Pencipta juga? Itulah  nilai setetes air penyejuk yang diberikan sang pelacur pada  anjing yang kehausan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114776029316044327?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114776029316044327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114776029316044327' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114776029316044327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114776029316044327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/sebutir-pasir.html' title='Sebutir Pasir'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114775705742098434</id><published>2006-05-16T11:55:00.000+07:00</published><updated>2006-05-16T12:24:17.433+07:00</updated><title type='text'>Kecantikan Wanita</title><content type='html'>Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan pada setiap orang yang kamu temui. untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan kau pun tidak akan pernah berjalan sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi, jangan pernah kecilkan seseorang dari hatimu. Apabila kamu sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika kamu memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usiamu, kamu akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong dirimu sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, cara dia memandang dunia. Karena di matanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta dapat berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecantikan wanita bukan pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114775705742098434?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114775705742098434/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114775705742098434' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114775705742098434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114775705742098434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/kecantikan-wanita.html' title='Kecantikan Wanita'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114733439391428199</id><published>2006-05-11T13:50:00.000+07:00</published><updated>2006-05-31T23:39:52.466+07:00</updated><title type='text'>pilih porno</title><content type='html'>Hee.. hee... judul yang menarik bukan?.. kesanya provokatif sekali. Kalo menyangkut hal dengan embel-embel porno pasti saja langsung eyes catching. Guess what?... kalian tertipuuuww.. sebenarnya yang akan dibahas disini adalah sebuah pilihan dari hal-hal yang menyangkut porno. waakakak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku menerima sebuah e-mail, bunyinya begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=========&lt;br /&gt;SELALU ADA PILIHAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Manusia Indonesia yang santun, selalu menjaga martabat dan kehormatan, serta cinta keluarga dan setia pada pasangan hidupnya ...&lt;br /&gt;atau ....&lt;br /&gt;* Manusia yang amoral, liar, merendahkan martabat dengan mengumbar aurat, dan senang menikmati sex bebas ....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG MANA PILIHAN ANDA ..??&lt;br /&gt;=========&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Woooww... pikiranku langsung tertuju kearah pornografi dan pornoaksi yang saat ini sedang diperdebatkan. Tapi trus kenapa harus mengirin e-mail yang isinya cuma sepotong begitu?.. Apakah si pengirim ingin kita berfikir dulu sebelum mengambil tindakan?... atau sebagai bahan acuan dalam menulis sebuah blog?.. waakakak.... yang ke dua tadi aku cuma bercanda ko'.. sekalipun pada akhirnya aku melakukannya juga... ekekekk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oke people... kita bahas satu-satu yak...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PILIHAN PERTAMA&lt;br /&gt;&lt;em&gt;* Manusia Indonesia yang santun, selalu menjaga martabat dan kehormatan, serta cinta keluarga dan setia pada pasangan hidupnya ...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Swiiitt... swwiiiww... indah sekali. Tipikal manusia ideal sepanjang masa. Siapa sih yang tidak mau menjadi manusia seperti itu?. Tapi yang jadi pertanyaannya apa kah semudah itu?.. setelah kita memilih lalu kita bisa drastis berubah layaknya membalikan telapak tangan?... haaa... haa... Aku ingin tertawa sekeras-kerasnya. Kenapa?... karena kata-kata dalam pilihan pertama itu terlalu muluk. Terlalu Idealis. Terlalu bermimpi tinggi. Ditengah manusia Indonesia yang seperti ini ingin menciptakan suatu bentuk yang seperti itu?... Layaknya mencoba membuat nasi dari beras yang telah menjadi bubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada orang yang berpendapat bahwa yang mereka baca barusan hanyalah.. pendapat orang apatis dari otaknya yang juga kosong. &lt;em&gt;Guess what?... I don't give a damn..!!.&lt;/em&gt; Memang kenyataannya seperti itu ko. pernyataan pada pilihan pertama tadi memang terlalu berlebihan. Coba saja klo seandainya kalimatnya sedikit dirubah, mungkin seperti &lt;em&gt;&lt;strong&gt;"Manusia Indonesia yang tau diri dan tak menambah bobobrok-nya moral bangsa"&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;. Mungkin aku akan setuju. Karena yang ditekankan disini memang cukup sederhana namun sifatnya mendasar. &lt;strong&gt;MORAL&lt;/strong&gt;. hal yang sangat pribadi dan hanya bisa dibentuk atas kesadaran diri sendiri. Jika yang lima huruf ini sudah baik.. maka barulah merencanakan pembentukan manusia idealis yang diharapkan diawal pilihan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PILIHAN KEDUA&lt;br /&gt;&lt;em&gt;* Manusia yang amoral, liar, merendahkan martabat dengan mengumbar aurat, dan senang menikmati sex bebas ...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm... kira-kira ini pendapat siapa yah?.. dan dari sudut mana aku mesti menilainya. Dari sudut pandang para kaum yang fanatik-kah?.. Atau dari sudut para kaum yang menyanjung-nyanjung liberalisme?..&lt;br /&gt;Dari sudut para kaum fanatik?... ok.. tiada lain dan tiada bukan neraka lha solusinya. Dengan semua tek-tek Bengek pasti berujung pada Akhirat dan akhirnya Neraka. That's it... Finish..!!. Yahhh... ngga seru dunkzz... hee.. hee... begitulah.. Hukum Agama memang tak memiliki fleksibilitas seperti hukum Indonesia yang bisa 'disesuaikan' sedemikian rupa.&lt;br /&gt;Kalau begitu mari kita berfikir dari sudut pandang seorang kaum liberalis. Woooww.. pikiran para kaum barbar tentang yang beginian pasti lebih menarik. Pilihan kedua seperti sebuah surga dengan kebebasan yang no limit. Menyenangkan. Pembebasan libido tanpa dibatasi aturan. Kemerdekaan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergembiralah kaum barbar.. Tapi apakah yang terbaik untuk kalian adalah yang terbaik juga untuk anak-anak kalian kelak?. Apakah apa yang terjadi pada kalian kini patut juga terjadi pada keturunan kalian nanti?. Apakah objek yang kalian nikmati kini.. bisa berupa anak kesayangan kalian kelak yang juga dinikmati orang lain?. Jika keadaannya seperti itu masih kah kebebasan kalian seindah dulu?..  Saat kalian berubah menjadi objek dan tidak lagi menjadi subjek, Masih kah mau merasakan kesenangan yang tanpa batas?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well walau bagaimanapun juga pilihan ada ditangan kalian..&lt;br /&gt;YANG MANA PILIHAN ANDA.......????? waaakakakakk....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114733439391428199?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114733439391428199/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114733439391428199' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114733439391428199'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114733439391428199'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/pilih-porno.html' title='pilih porno'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114731417939235808</id><published>2006-05-11T08:47:00.000+07:00</published><updated>2006-05-11T09:26:25.800+07:00</updated><title type='text'>Kesejahteraan dan tindakan anarkis</title><content type='html'>&lt;em&gt;"Indonesia Bangsa tawuran".&lt;/em&gt; Judul ini aku kutip dari forum yang dipasang oleh seorang teman. Dan jujur saja pada saat itu aku tidak terlalu interest. Kenapa?.. karena sudah terlalu biasa. Bukan hal yang aneh khan bangsa ini menyelesaikan segala sesuatu-nya dengan kekerasan. Saking biasanya tak ada lagi orang yang menaruh simpati atas akibat yang timbul. Entah itu pengerusakan atau pun berupa cedera fisik maupun mental, semuanya dianggap biasa. Bahkan yang ada adalah tuding-tudingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, sebuah siaran dalam sebuah televisi nasional beberapa hari yang lalu benar-benar mengubah pandangan ku. Aku melihat betapa kacaunya keadaan Jakarta saat perayaan &lt;em&gt;May Day..&lt;/em&gt; aku lihat perbedaan visi tentang RUU APP dan majalah Playboy.. dan aku melihat aspirasi tentang dana pendidikan.. atau ada juga tragedi papua.. Semuanya mengarah pada hal yang sama. Kesejahteraan. tapi satu hal yang aku sama sekali tak pernah mengerti.. kenapa semuanya harus selalu dibumbui hal-hal yang sifatnya anarkis?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengerusakan sarana pribadi sampai umum.. tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan korban.. bahkan ada yang sampai mogok makan dan menjahit mulutnya sendiri. Semuanya demi mendapatkan perhatian guna mencapai kesejahteraan.. Kalau sudah begini, semua saling tunjuk hidung. Mulai dari aturan, asumsi, sampai moral semuanya ikut dilibatkan. tak akan pernah berhenti sampai adanya jatuh korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya membuatku bergidik. Sejauh itukah hal yang harus dilakukan demi mencapai sebuah kesejahteraan?.. Saat dialog tak lagi berfungsi maka orang-orang terdorong untuk melakukan hal ekstrim agar pendapatnya bisa di dengar.. Maka dimanakah keberadaan azas musyawarah untuk mufakat yang dipelajari sewaktu penataran P4?.... &lt;em&gt;semuanya bull shitt..!!.&lt;/em&gt; Yang diajarkan hanya idealisme bodoh yang tidak melihat realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang ingin kesejahteraan, ingin keadilan yang sama.. tapi aku rasa negara tak bisa memberikan semuanya dengan sama rata..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114731417939235808?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114731417939235808/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114731417939235808' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114731417939235808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114731417939235808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/kesejahteraan-dan-tindakan-anarkis.html' title='Kesejahteraan dan tindakan anarkis'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114705615082046639</id><published>2006-05-08T09:38:00.000+07:00</published><updated>2006-05-08T09:42:30.833+07:00</updated><title type='text'>Tipe-tipe Orang</title><content type='html'>Edward de Bono dalam bukunya yang berjudul How to Have a Beatiful Mind mengungkapkan bahwa sikap seseorang menyampaikan pikiran sangat berkaitan dengan citra diri orang tersebut. Menurut beliau, ada beberapa tipe orang yang bisa dilihat dari sikapnya dalam berpendapat, antara lain :   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Orang Pandai.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang pandai ingin selalu benar, selalu bersikap argumentatif, lebih memilih untuk menyerang hal - hal kecil yang tidak disetujuinya, sering menunjukkan informasi yang lebih unggul daripada informasi yang telah ada, ingin selalu benar, dan cenderung merendahkan pendapat orang lain. Uniknya orang pandai ini jarang menawarkan gagasan baru karena gagasan baru memiliki resiko diserang oleh orang lain.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Penjaga Nilai.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tipe orang ini tidak mempedulikan argumentasi ataupun informasi, namun cenderung memberikan suatu pegangan nilai-nilai kemanusiaan yang menurutnya benar.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Orang yang berpura-pura Bodoh.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dengan berpura-pura bodoh maka dia lolos dari banyak hal, bebas dari  ketakutan diserang, tidak harus memiliki posisi, cenderung mengajukan  pertanyaan yang paling aneh namun tidak memiliki efek apapun terhadap dirinya, menunjukkan sikap ketidakberdayaan sehingga menarik simpati orang lain.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Orang yang sangat Rasional.&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;Tidak pernah terikat dalam suatu posisi karena melihat posisi yang lain dengan pikiran jernih, menerima semua hal tanpa perdebatan, baginya segala sesuatu mungkin saja bisa terjadi, begitu rasionalnya sehingga dia tidak pernah bisa mengambil kesimpulan atau pendapat.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Si Tukang Gertak.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menantang segala hal, semua informasi berpotensi salah, tidak begitu tertarik pada isi pendapat, namun tertarik pada efek yang dia timbulkan pada orang lain.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6. Si Penjilat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang yang paling cepat menyetujui pendapat orang lain yang paling berpengaruh dalam suatu diskusi, pendapatnya berubah-ubah mengikuti orang yang paling berpengaruh, tidak suka menjawab pertanyaan dan sering melemparkan pertanyaan tersebut ke orang lain.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;7. Si Inovator.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dia berprinsip bahwa gagasan baru itu menyenangkan sedangkan perdebatan adalah membosankan, selalu memberikan gagasan baru yang kreatif dan tidak lazim, memiliki cara pandang yang berbeda dan unik, tidak mau repot-repot berdebat.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;8. Si Pembosan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Menganggap semua gagasan atau pendapat sebagai barang lama (Basbang!), sering menunjukkan kebosanan yang dibuat-buat, sedikit sekali menyumbangkan pendapat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114705615082046639?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114705615082046639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114705615082046639' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114705615082046639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114705615082046639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/tipe-tipe-orang.html' title='Tipe-tipe Orang'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114655674506971176</id><published>2006-05-02T14:10:00.000+07:00</published><updated>2006-05-02T14:59:05.080+07:00</updated><title type='text'>mempercayai diri sendiri</title><content type='html'>Tadi malam aku menonton sebuah acara quiz di salah satu stasiun tevevisi nasional.  Tidak ada yang istimewa dalam acara itu, sampai si pembawa acara mengatakan sesuatu yang membuat isi kepalaku sedikit berontak. Dalam acara itu ia berkata "terkadang.. jika seseorang terlalu mempercayai apa yang dimilikinya, tak jarang hal itu bisa membuat orang tersebut menjadi kecewa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wait a minute.......!!!.&lt;/em&gt; Akkhh... pikiran macam apa pula itu??... tak ada yang salah dengan menaruh kepercayaan pada diri sendiri. Apalagi dengan kesadaran sejauh mana kita memiliki potensi yang selama ini terpendam jauh di batas alam bawah sadar. Memangnya hal terburuk apa yang akan menjadi pemicu kekecewaan bila kita terlalu percaya apa yang kita miliki ?... kenyataan bahwa kita tidak bisa merealisasikan potensi tersebut?... sedangkal itu kah ?.. hal kecil seperti itu saja apa langsung bisa membuat kita kecewa dan kemudian &lt;em&gt;down&lt;/em&gt; ??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Nope&lt;/em&gt;...!!! &lt;em&gt;coz what&lt;/em&gt;?... &lt;em&gt;coz things that won't make you die, will make you growth and became stronger than before&lt;/em&gt;. Selama kita yakin bahwa kita telah melakukan yang terbaik sampai batas akhir kemampuan yang kita punya, maka peduli amat dengan hasil yang akan dicapai.. &lt;em&gt;hell with it..!!.&lt;/em&gt; Sekalipun hasil akhirnya berupa sebuah kegagalan yang cukup menyebalkan... &lt;em&gt;I dont give a damn ..!!.&lt;/em&gt; Karena kita harus yakin pada diri sendiri pasti ada pelajaran yang tersimpan di balik itu semua... dan pasti terdapat hikmahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, apa yang kita dapat bila kita tidak memiliki kepercayaan pada diri sendiri ?.. kita akan menjadi minder.. rendah diri.. penakut.. pengecut.. dah hal -hal mengasyikan dari sebuah pengalaman baru tak kan bisa kita nikmati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah takut untuk mempercayai  apa yang kamu miliki dalam dirimu sendiri. Karena hal tersebut merupakan pintu utama menuju potensi terbesar yang terdapat dalam dirimu..&lt;br /&gt;lagi pula siapa yang bisa kamu percayai selain dirimu sendiri......ya khan ??!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114655674506971176?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114655674506971176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114655674506971176' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114655674506971176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114655674506971176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/05/mempercayai-diri-sendiri.html' title='mempercayai diri sendiri'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114559076308383486</id><published>2006-04-21T09:50:00.000+07:00</published><updated>2006-04-21T10:39:23.096+07:00</updated><title type='text'>tentang Wanita dan R.A  Kartini</title><content type='html'>Sudah sejauh mana sih realisasi dari perjuangan yang dirintis RA kartini saat ini?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau mendapat pertanyaan semacam ini, setiap orang pasti ramai-ramai unjuk gigi, terutama wanita, termasuk aku.. (hee..hee..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya kaum wanita yang menduduki deretan dewan direksi, hadirnya tulisan menarik dari tangan seorang Dewi Lestari, Berdirinya 'sekolah kolong' dibawah asuhan Ibu Kembar, Serta empat orang wanita hebat yang duduk dengan elok di kursi majelis adalah bukti nyata keberhasilan perjuangan RA kartini bagi kaum wanita saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haruskah kita berbangga hati?.. yak, tentu saja. Merombak pandangan kalau seorang wanita hanya pantas berdiam diri dirumah, berujung tujuan dapur dan tempat tidur. Mengangkat sedikit derajatnya hingga berada sejajar dengan kaum adam. Merupakan prestasi yang patut dan amat sangat di banggakan dari hasil perjuangan seorang Kartini. Yang sampai hari ini kita kenal dengan &lt;em&gt;Emansipasi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja orang sering salah mengerti akan pengertian &lt;em&gt;Emansipasi,&lt;/em&gt; sehingga jika harus membahas hal ini seringkali menimbulkan perdebatan sengit yang tanpa akhir. Hal ini disebabkan adanya pengertian emansipasi yang tanpa batas, kebebasan meletakan derajat (Jika aku boleh bilang) diatas rata-rata, yang terkadang bertabrakan dengan ego pria yang tetap berkehendak bahwa mereka adalah 'sang-pemimpin'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idealnya memang seperti itu, seorang pria adalah pemimpin (setidaknya dalam keluarga), tapi bukan berarti keberadaan wanita selalu ada dibawahnya, menjadi pengikut yang selalu saja menuruti kehendak 'pemimpin' mereka. Aku coba mengutip sekilas lagu dari &lt;em&gt;Ada Band.. "Karena wanita ingin dimengerti..." &lt;/em&gt; ya, seperti itulah adanya, setiap wanita juga ingin dimengerti bahwa mereka punya pendapat sendiri, wawasan yang tak kalah luas, sekaligus sensitifitas tersendiri yang tak dimiliki oleh kaum pria. Dan hargailah semua itu.. karena terlepas dari perbedaan &lt;em&gt;gender&lt;/em&gt;, kita semua toh hanyalah sebuah makhluk yang bernama &lt;em&gt;Manusia&lt;/em&gt; yang memiliki derajat yang sama dimata &lt;em&gt;sang-Khalik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tetap saja, keberadaan emansipasi dewasa ini tetap tak perlu menjadikan wanita besar kepala, kita semua harus tahu porsi masing-masing &lt;em&gt;(you know what I mean). &lt;/em&gt;Dalam&lt;em&gt; &lt;/em&gt;Karier, oke lha.. kalau derajat wanita bisa disejajarkan atau mungkin diatas pria, tapi dalam rumah tangga jangan biarkan hal ini terjadi (itu pun jika kita ingin rumah tangga kita tetap utuh. kekekekk...). Walau bagai mana pun yang lebih berperan disini adalah para kaum adam. Tapi jangan salah, seorang wanita dalam sebuah keluarga, adalah &lt;em&gt;'Aktor dibalik layar'. &lt;/em&gt;Merekalah yang menentukkan masa depan sebuah keluarga. Sehingga ada pepatah &lt;em&gt;"Dibelakang seorang pria hebat pasti terdapat seorang wanita yang super hebat".&lt;/em&gt; See?!... Dari sini aku mencoba menarik kesimpulan kecil dengan cara berfikirku yang juga sempit, bahwa perjuangan Kartini adalah.. &lt;em&gt;Memperjuangkan Hak tanpa mengesampingkan kewajiban sebagai seorang wanita. &lt;/em&gt;Silahkan di koreksi bila aku salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada satu hal yang tak boleh terlewat... Wanita karier bukan berarti haram masuk dapur.. Toh, RA Kartini juga tak pernah memperjuangkan hal itu bukan??.. hee... hee...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114559076308383486?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114559076308383486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114559076308383486' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114559076308383486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114559076308383486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/tentang-wanita-dan-ra-kartini.html' title='tentang Wanita dan R.A  Kartini'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114541385646244182</id><published>2006-04-19T09:26:00.000+07:00</published><updated>2006-04-19T09:30:56.473+07:00</updated><title type='text'>Mengendalikan emosi</title><content type='html'>Allah SWT telah memberi karunia kepada manusia berupa perasaan hati atau emosi. Emosi akan bereaksi oleh sesuatu yang dilihat atau dirasakan.&lt;br /&gt;Kegembiraan yang berlebihan maupun kesedihan dan kekecewaan yang mendalam menyebabkan luapan emosi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''(Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepada kamu.'' (QS Al-Hadiid&lt;br /&gt;(57): 23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena di masyarakat saat ini sungguh sangat memprihatinkan. Orang dengan mudah melampiaskan emosi. Karena suatu hal kecil yang tidak berkenan, timbul tindakan berlebihan karena kemarahan atau kekecewaan.&lt;br /&gt;Dalam hal ini nafsu lebih diperturutkan daripada hati nurani. Hanya keteguhan iman yang akan membuat seseorang bisa menguasai emosi dengan izin Allah SWT. Dengan iman yang teguh, semua qadha dan qadar akan diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Sesungguhnya marah itu merusak iman sebagaimana benda yang pahit menghancurkan madu.'' (HR Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat suatu keinginan dapat tercapai, acap kali kita terlena, kegembiraan berlebihan diekspresikan. Tidak disadari bahwa apa yang telah dicapai merupakan karunia Allah SWT.&lt;br /&gt;Seyogianya rasa syukur harus diungkapkan, tidak sekadar mengucapkan Alhamdulillah. Karunia yang diberikan atas keinginan yang tercapai harus dimanfaatkan di jalan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.'' (QS Ibrahim (14): 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu zikir ma'tsurat yang biasa kita baca sehabis shalat Subuh dan Ashar dengan terjemahan arti, ''Aku rela Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul,'' mempunyai konsekuensi bahwa kita harus ridha terhadap qadha dan qadar-Nya. Baik itu yang sesuai dengan keinginan maupun yang tidak sesuai dengan keinginan kita. Allah SWT Maha Mengetahui apa yang baik untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.'' (QS Al-Baqarah (2): 216).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penegasan ini membuat kita untuk lebih tenang dalam merespons apa pun yang terjadi. Kita harus selalu berada dalam keadaan berbaik sangka terhadap Allah SWT, sekali-kali Dia tidak akan berbuat zalim kepada hamba-Nya. Tingkatan tertinggi dari sikap ridha akan didapatkan di surga nanti sebagai suatu rahmat dari Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Balasan bagi mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga 'Adn yang mengalir di bawahnya sungai, mereka kekal di dalamnya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhan-Nya. (QS Al-Bayyinah&lt;br /&gt;(98): 8).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114541385646244182?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114541385646244182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114541385646244182' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114541385646244182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114541385646244182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/mengendalikan-emosi.html' title='Mengendalikan emosi'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114534236416094774</id><published>2006-04-18T13:34:00.000+07:00</published><updated>2006-04-18T13:39:24.180+07:00</updated><title type='text'>Mungkin</title><content type='html'>Mungkin Tuhan ingin kita bertemu dengan orang yang jahat sebelum kita bertemu dengan orang yang baik sehingga ketika bertemu dengan orang yang benar, kita bisa bersyukur atas anugrahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ketika pintu kebahagiaan ditutup, pintu-pintu lain dibuka, tapi kita sering memandang pintu yang tertutup itu terlalu lama sehingga kita tidak melihat pintu kebahagiaan yang terbuka untuk kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin teman yang paling baik adalah yang bisa menemani kita tanpa mengucapkan sepatah katapun dan lalu pergi dengan perasaaan telah melakukan percakapan terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin benar, kita tidak menyadari apa yang kita miliki sampai kita kehilangan, tapi juga benar, kita tidak tahu apa yang hilang sampai kita menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya perlu 1 menit untuk menyakiti seseorang, 1 jam untuk menyukai seseorang, dan 1 hari untuk menyintai, tetapi perlu waktu seumur hidup untuk dapat melupakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan percaya penampilan, karena bisa menipu. Jangan cari kekayaan, karena bisa hilang. Cari seseorang yang bisa membuatmu  tersenyum karena dapat membuat harimu cerah. Cari seseorang yang dapat membuat hatimu tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan adalah milik orang yang menangis, orang yang susah, orang yang mencari dan orang yang berusaha, karena hanya merakalah yang yang dapat menghargai pentingnya orang yang menyentuh hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta dimulai dengan senyum, tumbuh dengan kecupan dan berakhir dengan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lahir, kita menangis dan orang disekitar kita tersenyum bahagia. Jalani hidup ini sehingga ketika kita meninggal, semua orang disekitar kita menangis dan kita yang tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya ingin menceritakan ini kepada orang yang penting untukku. Kepada orang yang pernah menyentuh hidupku, kepada orang yang telah membuatku tersenyum di saat aku benar-benar memerlukannya dan kepada orang yang aku ingin tunjukan, bahwa aku menghargai persahabatan mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kamu..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114534236416094774?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114534236416094774/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114534236416094774' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114534236416094774'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114534236416094774'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/mungkin.html' title='Mungkin'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114525236522165789</id><published>2006-04-17T11:51:00.000+07:00</published><updated>2006-04-17T12:39:25.233+07:00</updated><title type='text'>berani ber-Mimpi</title><content type='html'>Aku adalah orang yang mempercayai mimpi. Bukan mimpi dalam konteks bunga tidur yang sering diartikan pertanda bagi sebagian orang, tapi mimpi dalam artian &lt;em&gt;Imajinasi&lt;/em&gt;. Aku termasuk ke dalam deretan manusia yang berani berkhayal se-tinggi mungkin. Karena aku percaya dibalik semua mimpiku pasti terdapat hal yang bisa terwujud menjadi suatu realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagiku sebuah mimpi memiliki kekuatan yang dapat menjadi &lt;em&gt;motivator&lt;/em&gt; dalam diri, sebuah dorongan yang menimbulkan niat, keinginan dan akhirnya terwujud dalam suatu kemampuan menjadi sebuah prestasi yang disebut dengan keberhasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua usaha keras tidak begitu berarti bila kita tidak memiliki mimpi. Karena tujuan yang kita maksudkan-pun akan menjadi saru. Saat bermimpi, aku mengatakan pada diriku bahwa suatu hari nanti aku akan berhasil menjadi seorang manusia yang berguna dan mencapai segala sesuatu yang ada dalam mimpiku dalam segi apapun. Gambaran sebuah mimpi akan menciptakan suatu pendapat tentang diri sendiri. Oleh karena itu aku selalu berusaha mengarahkan mimpiku ke sudut pandang yang positif, karena hal itulah yang ingin aku dapatkan atas citra diriku sendiri. Apa yang terjadi dalam hidup ini, terjadilah. Tak ada satupun yang dapat mencegahnya. Tapi aku masih bisa melakukan sesuatu, aku masih bisa merubah cara pandangku terhadap hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terciptanya suatu pendapat tentang diri sendiri, dapat melahirkan sebuah reaksi yang luar biasa. Hal ini menimbulkan kepercayaan bahwa kita dapat melakukan sesuatu sesuai batas kemampuan kita, bahkan terkadang melampauinya. Pada tahap ini aku menyebutnya &lt;em&gt;Kemampuan. &lt;/em&gt;Sebuah kemampuan memerlukan adanya keputusan yang keras. Sebuah pendapat yang terkadang tak mengenal kata kompromi, bahkan terkadang membuat kita agak sedikit lebih sulit bernegosiasi dengan diri sendiri. Tapi ya itu tadi, diiringi dengan arah berfikir yang positif... aku tahu aku akan baik-baik saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah keputusan pun lahir. Tantangan baru tanpa berpikir panjang akan membawa kita dalam kehancuran yang fatal. Oleh karena itu persiapkanlah diri melalui pembentukan target. Tentukan anak tangga, susunlah sedemikian rupa dan pijaklah satu per satu sambil mempelajari setiap hal termasuk segala kesalahannya. Sehingga saat kita tergelincir suatu saat nanti (mudah-mudahan sih tidak hee..hee..) kita akan tahu kemana kita harus berpijak dan tindakan apa yang mesti kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak tangga yang kita pijak memiliki berjuta informasi, yang sera tidak langsung meminta kesadaran kita untuk ikut mempercayainya. Apa yang kita percayai dapat menjadi boomerang bagi diri sendiri, atau sebaliknya.. dapat juga membantu kita menemukan sasaran baru dalam mencapai tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua informasi yang kita dapat, apapun itu.. semuanya seperti ter-program dalam suatu susunan sel otak, dan percaya atau tidak.. duatu saat semua ini akan mencapai suatu &lt;em&gt;titik jenuh&lt;/em&gt;. Akan ada saatnya dimana semua organ dalam tubuh merasa lelah dan tak memiliki kemampuan lagi untuk meneruskan perjalanan hingga anak tangga puncak. Dan pada saat ini yang kita butuhkan cuma satu, motivasi. Disinilah sang mimpi nan agung menunjukan kemampuannya. Karena dengan memiliki mimpi kita akan menemukan kembali arah dan tujuan awal yang pasti. Percaya akan mimpi akan kembali menggerakkan kita untuk terus berusaha menapaki anak tangga satu per satu. Mimpi adalah suatu kekuatan dalam mencapai anak tangga yang paling puncak, atau seperti yang aku sebutkan diawal tadi..&lt;em&gt; Keberhasilan.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Maka.. Selamat bermimpi teman-teman.. dan wujudkanlah..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114525236522165789?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114525236522165789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114525236522165789' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114525236522165789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114525236522165789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/berani-ber-mimpi.html' title='berani ber-Mimpi'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114490181061003748</id><published>2006-04-13T10:19:00.000+07:00</published><updated>2006-04-13T11:43:35.166+07:00</updated><title type='text'>Turn beauty inside out</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/1600/53hair2_03.0.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 124px; CURSOR: hand; HEIGHT: 161px" height="160" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/320/53hair2_03.0.jpg" width="120" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beauty!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terlintas dalam pikiran kita jika mendengar hal yang satu ini diutarakan?!. Hal pertama pastilah soal penampilan. Terutama bagi kaum ku -Wanita -. Rambut yang panjang, kulit yang putih dan badan berukuran talenan roti. Semua wanita di dunia ini berlomba-lomba mencapai penampilan seperti &lt;em&gt;Barbie&lt;/em&gt;. Dan segala macam upaya pun di kerahkan. Ada sedot lemak lha.. diet lha.. implant.. ada juga yang sampai melakukan operasi plastik sampai merubah keseluruhan bentuk tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gosh.. ladies, that's ur body.. what are you doin'?... Don't hurt you're self, please..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku jadi berfikir, se-penting itukah penampilan fisik?.. sampai harus mengorbankan kesempurnaan ciptaan Tuhan sekalipun?.. Ada banyak keluhan tentang kurangnya ini dan itu dalam tubuh kita. Banyak yang membenci satu diantara anggota tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apakah yang namanya Inner Beauty cuma omong kosong, atau sekedar gembar-gembor sekaligus pelipur bagi mereka yang sudah terlanjur pasrah akan kenyataan tubuhnya yang jauh dari sempurna?.. se-buruk itu kah?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan... Mari bercermin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kalian lihat di dalam sana?.. sebuah refleksi diri. Bagaimana bentuk tubuh itu secara keseluruhan?.. sudah puaskah kalian dengan apa yang dimiliki saat ini?. Dan lihatlah pada bagian atas.. wajah. Apa yang kalian lihat?.. Adakan senyuman disana?.. sedikiiiitt saja?.. atau lebih banyak kerutan yang bersarang di kening?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu.. pejamkan mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari dengarkan suara hati. Apa yang berteriak disana. Dengarkan siulannya tentang rasa simpati. Nikmati artinya rasa saling memafkan. Kagumi kemampuan berfikir, kepintaran dalam memecahkan persoalan dan penalaran realitas. Hargai perasaan kasih sayang dengan sesama. Dan yang paling utama, cobalah umtuk mencintai diri sendiri. Karena apa yang akan tampak di luar adalah bagaimana cara mu melihat dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mengapa tidak mencoba untuk melihat diri kita dengan cara yang sama sekali baru?!. Setiap orang itu unik, semua diciptakan dengan segala kelebihannya masing-masing. Kenapa harus merubah segala kelebihan itu dengan segala macam permakkan imitasi. Kita semua sudah sempurna sebagai mana adanya. Kenapa tidak mencoba untuk mensyukuri itu semua?!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wake up, Ladies...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;True beauty is not about how you look on the outside. Instead the focus lies more on who we are and what we can do. This includes your intelligence, your personality, your inner strength, the way you think, your heart, and how you live your life. It is not the make up that makes the difference but the lack of it. Remember, how you look on the outside is influenced by how you feel on the inside.&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114490181061003748?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114490181061003748/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114490181061003748' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114490181061003748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114490181061003748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/turn-beauty-inside-out.html' title='Turn beauty inside out'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114474515059188665</id><published>2006-04-11T15:07:00.000+07:00</published><updated>2006-04-11T15:45:50.616+07:00</updated><title type='text'>the Q is a human being</title><content type='html'>Pernah mendengar istilah ini?.. kaum Q.. atau Waria.. atau Wanita yang terjebak dalam tubuh pria.. yang lebih tak berperasaan malah mengatai mereka Bencong atau banci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terlintas di pikiran kita bila mendengar tentang kaum mereka?..&lt;br /&gt;Beberapa orang menjauh dan bepura-pura tak mau mendengar, beberapa diantaranya lagi memicingkan mata, dan sisa nya terbahak-bahak karena mengangkap sebuah guyon transeksual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah ada yang pernah mencoba untuk melihat lebih dekat?.. menyelami kehidupan mereka, mencari-cari alasan sesungguhnya, menguak tabir yang menyelimuti keanggunan sifat seorang laki-laki.. ada?!... pasti jarang. Alasannya karena takut terjerumus, atau yang lebih kejam lagi komentar semacam ini  "Buat apa?.. kaya ngga ada kerjaan aja...?!"..&lt;br /&gt;mau tahu untuk apa?.. untuk melihat kehidupan dari kaca mata mereka, sehingga kita bisa lebih berperasaan jika menghadapi mereka, bahkan jika memungkinkan.. kita bisa menolong mereka keluar dari lembah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bukan aktivis kaum ini, aku juga tidak membenarkan keberadaan kaum ini. Karena dari jaman kenabian-pun kaum sodom dan gomorah memang telah dilaknat keberadaannya. Namun siapa kah aku jika harus men-judge mereka dan memperlakukan mereka dengan tidak adil?!.  Tidak, aku bukan seorang hakim yang harus menentukan perbuatan mereka bersalah atau tidak. Aku juga bukan Tuhan yang mengecap mereka akan masuk neraka atau surga atas apa yang dilakukannya. Tapi aku pun tidak membenarkan perlakuan para aparat ketika men-swiping mereka, yang lalu menggeretnya ke dalam truck dengan cara melempar atau melakukan pelecehan lain, setelah itu mereka jadi bahan tertawaan. Don't do that, Sir... please.. they're a human being..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah menyaksikan sebuah siaran televisi yang mengangkat tema seorang waria yang bekerja sebagai kuli bangunan. Ya Tuhan.. dari sini baru kita menyadari bahwa hidup terasa tidak adil bagi sebagian besar orang di bumi ini. Betapa menyedihkan saat tangis mereka tak terdengar dan lagi-lagi hanya menjadi lelucon hidup bagi mereka yang melihat dengan sebelah mata. Masihkah kita punya mata hati?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga seorang sahabat yang terjebak dalam penderitaan ini. Ia tak sanggup lagi menghadapi kenyataan hidup. Tapi juga merasa tak berhak mengakhiri hidup yang semata-mata merupakan karunia terbesar dari-Nya. Dan akhirnya ia bangkit, namun orang-orang di sekitarnya tetap menganggapnya sebagai wabah yang harus diberantas, bukan.. bukan sebagai manusia yang harus di tolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai penelitian dilakukan guna menginvestigasi kaum ini. Ada yang mengangkat dari segi pergaulan. Ada juga yang menyalahkan sudut genetika. Pentingkah semua ini?.. Dengan begini apakah mereka dapat kembali normal?.. tidak akan menjadi bulan-bulanan lagi?.. dan siapa yang berani menjamin?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita melihat lebih dalam ke arah binar bola mata itu... didalam sana akan ada sebuah isakan tangis.. mereka akan berbisik.. "kami juga manusia.. tolong diperlakukan sebagai manusia.."&lt;br /&gt;Dan.. lihatlah lebih dekat.. mereka juga manusia..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114474515059188665?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114474515059188665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114474515059188665' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114474515059188665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114474515059188665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/q-is-human-being.html' title='the Q is a human being'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114438812870279078</id><published>2006-04-07T11:43:00.000+07:00</published><updated>2006-04-07T12:35:28.720+07:00</updated><title type='text'>IMHO of Playboy Magazine</title><content type='html'>Hmm.. oke.. isi kepalaku mulai berhamburan.. banyak sekali teriakan yang ingin dikeluarkan dari dalam sini. Easy guys.. kita bahas satu-satu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Playboy Magazine..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hee.. hee.. interesting!!.. 7 April 2006. Harusnya hari nie majalah yang satu ini sudah bisa kita dapatkan disetiap toko atau kios yang menjual buku tentunya (moso iya di tukang jait?!... atau yang jualan bahan bangunan?!...waakakak). Tapi lagi-lagi para team redaksi dan pemilik lisensi majalah ini harus kembali bersabar. Karena seperti yang kita tahu, kali ini bukan sekedar ancaman yang mereka dapat dari para pihak yang kontra akan masalah ini. Melainkan swipping besar-besaran dan kunjungan salah satu organisasi masyarakat ke kantor mereka, malah dengan senang hati bersedia 'menginap' disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PM indonesia ngga sevulgar yang dibayangin ko'..", itu salah satu komentar yang saat ini tengah mencuat kepada kalangan masyarakat luas. Seperti rayuan bagi anak kecil dengan membujuknya memberi permen secara cuma-cuma hanya demi memaksa si anak kecil tersebut diam sejenak dari rengekannya yang memekakan telinga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku ingin sekali tertawa mendengar pernyataan tersebut.. HAAA...HAA..HAAA.... C'mon guys.. kalian pikir kita sebodoh itukah?.. Mendengar nama PM saja kita sudah berasumsi kearah pornografi, karena memang itu image yang melekat. Dan jika ucapan itu dilontarkan serius, aku fikir itu adalah salah satu lagi cara bagi pembodohan mental masyarakat. Ya iyalah... gimana ngga?!.. dari sampul depannya aja sudah menunjukan seorang wanita yang memakai kemben dan tersenyum lebaarrrr.... (hey, Lady.. I wonder what inside your mind ?!). kalaupun telah dibuat perjanjian antara pemegang lisensi dan si induk semang, yang jadi pertanyaa adalah.. apakah bisa tetap konsisten??... jangan-jangan cuma hari nie pake kemben... besok-besok pake bikini lageee... gaswaaattt..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan satu lagi yang ingin kutanyakan, sekaligus mengutip kalimat SBY yang kebetulan sama dengan isi otakku jauh sebelum beliau mengucapkan kalimat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA SIH MANFAATNYA....???.. Apa yang bisa kita dapatkan selain pikiran yang terus-menerus memotifasi para pembacanya kearah pornoisme (heee..hee..istilah apa pula ini?!...).. Mau bahas soal Fashion?.. kesehatan?.. fotografi?.. Kenapa ngga sekalian aja bikin majalah yang khusus membahas hal-hal tersebut tanpa harus mengekspose bagian tubuh tertentu?!.. Trus?.. yang masih berkutat dikepalaku sampe saat ini.. Apa manfaatnya?... tidak lain dan tidak bukan hanya media untuk memacu para libido .. (maaf bila ada yang tidak berkenan).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114438812870279078?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114438812870279078/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114438812870279078' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114438812870279078'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114438812870279078'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/imho-of-playboy-magazine.html' title='IMHO of Playboy Magazine'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114431422312830546</id><published>2006-04-06T15:50:00.000+07:00</published><updated>2006-04-06T16:03:43.150+07:00</updated><title type='text'>Jangan putus asa</title><content type='html'>Ketika semua serba salah, sebagaimana biasanya&lt;br /&gt;Ketika jalan yang kau tempuh terasa mendaki&lt;br /&gt;Ketika uang hanya sedikit, sedangkan utang melilit&lt;br /&gt;Dan kau ingin tersenyum, tetapi kau terpaksa mengeluh&lt;br /&gt;Ketika urusan terasa agak membebanimu&lt;br /&gt;Istirahatlah kalau perlu, tapi jangan berhenti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup ini aneh bila tanpa lekuk dan liku&lt;br /&gt;Seperti yang kadang-kadang kita alami&lt;br /&gt;Dan banyak kegagalan yang kita jumpai&lt;br /&gt;Ketika semestinya kita berhasil, ada saja yang menghalangi&lt;br /&gt;Namun jangan menyerah kendati gerak maju tampak lambat&lt;br /&gt;Siapa tahu berhasil pada usaha berikutnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberhasilan adalah sisi lain kegagalan&lt;br /&gt;Seperti tinta perak dibalik awan keraguan&lt;br /&gt;Dan kau tak pernah tahu seberapa dekat tujuanmu&lt;br /&gt;Mungkin sudah dekat ketika bagimu terasa jauh&lt;br /&gt;Maka tetaplah berjuang, bahkan ketika hantaman semakin keras&lt;br /&gt;Ketika segalanya tampak sangat buruk&lt;br /&gt;Kau tetap tak boleh berhenti..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114431422312830546?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114431422312830546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114431422312830546' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114431422312830546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114431422312830546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/jangan-putus-asa.html' title='Jangan putus asa'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114421538991133401</id><published>2006-04-05T12:01:00.000+07:00</published><updated>2006-04-05T12:42:03.023+07:00</updated><title type='text'>WTF........??</title><content type='html'>Pagi tadi begitu dateng aku mendapat e-mail ini :&lt;br /&gt;================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi gw kena macet di H. Muhi trus karena panjang banget deket kali jalanan yang biasanya ke kiri ditutup jadi gw ambil dikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata jalanannya sepi, beberapa meter setelah melewati jalan itu, Cuma ada abank odong2 yang dinaikin beberapa anak2 kecil – cewek and cowok, mungkin sekilas biasa aja, ternyata waktu gw liat abanknya lagi menggerayangi anak2 cewek yang kecil2 itu sampe kedalam celana dalemnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw ga bisa diem liat anak kecil dilecehkan. Gw turun dari mobil and gw damprat abanknya .... dan gw ingetin mukannya. Gw tunggu sampe ada anak cewek aga besaran sekitar 15 - 16 thn buat ikutin odong2 itu sampe kerumah anak2nya. Gw juga jalan pelan2 sambil memastikanodong2 itu jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo emang ada saudara or anak or keponakan or sapa aja yang pengen naik odong2 dijagain ya.... jangan sampe ditinggal sendiri. Jangan sampe merekadilecehkan ama orang sakit jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;====================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suckss!!!... whatta fuck is going on here?.. perutku langsung mual. Semua bulu dileherku bergidik. Ya Tuhan.. apa yang ada dipikiran si abang odong2 itu?.. Sangat2 tidak berprikemanusiaan. sadar ngga sih dia klo libido laknat nya itu bisa menimbulkan trauma yang berkepanjangan terhadap mental si anak?.. sudah se bobrok itukah mental manusia sekarang?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi geram sendiri.. akhir2 ini sering di hebohkan dengan segala macam RUU yang isi nya cuma omong-kosong (maaf klo ada yang tersinggung). Tapi pernahkah ada perjuangan serius tentang perlindungan anak?.. jaminan kesejahteraan bagi semua anak2 yg tak mampu?!.. Mungkin ada, tapi sifatnya hanya temporary.. setelah itu hilang entah kemana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah lama.. "Anak itu adalah masa depan bangsa".. Bull shitt!!.. apa jadinya para penerus bangsa bila mereka terus-menerus hidup dalam situasi seperti ini?.. Apa jadinya masa depan jika saat ini yang bisa diberikan hanya pemerkosaan dan pelecehan seksual..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;watta incredible world..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114421538991133401?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114421538991133401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114421538991133401' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114421538991133401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114421538991133401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/wtf.html' title='WTF........??'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114421220301528628</id><published>2006-04-05T11:38:00.000+07:00</published><updated>2006-04-05T11:43:23.030+07:00</updated><title type='text'>Woman's syndrome</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Nangisuitis &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat terlalu sensitif. Gejalanya bibir cemberut,mata kedip-kedip. Efek sampingnya mata bengkak, saputangan banjir, hidung meler, bawaannya ngurung diri atau terkena penyakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Curhatitis A.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini bisa diobati dengan obat Tegaridol, OBH (Obat Berhati Hamba).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Curhatitis B&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bawaanya pengen nyerocos, Efek samping rahasia orang bisa bocor, terkena Nangisuitis, Penyakit ini bisa diarahkan positif jika ia bercuhatitisnya ke orang yang tepat, apalagi sama Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Shooping Syndrome&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejalanya pengen jalan mulu, mata melotot, Efek sampingnya lidah ngiler, mulut nganga, dompet jadi tipis. Jika sudah masuk stadium 4(parah banget) dompet cowoknya ikut tipis. Coba minum hematcold atau tablet PD (Pengendalian Diri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cerewetisme &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih parah dari Curhatitis B, tidak mengandung titik koma. Efek samping 'keluar', telinga tetangga budek, dada cowoknya bisa jadi lebih halus karena sering mengelus. Lebih cepat makan pil dengar dan minum tablet bicara lebih diperlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lamanian Dandanitos&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengennya diem depan cermin. Tangan kiri gatel-gatel pengen pegang sisir, tangan kanan kram-kram pengen teplok-teplok pipi pake bedak. Efek samping: menor, telat, cowoknya berkarat, gak kebagean makanan. Minum segera Sari Bawak (Bagi Waktu) dan Taperi (tambah percaya diri). Buat cowok minum Toleransikipil 230 sendok sehari sesudah dan sebelum mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cemburunotomy &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala muka lonjong, tangan mengepal, ali menukik. Coba cegah dengan obat sirup prasangka baik tiga sendok sehari, Pil pengertian dan tablet selidiki dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ngambekilation &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala hampir sama dengan Cemburubotomy. Minum Sabaron dan Bersyukurinis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114421220301528628?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114421220301528628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114421220301528628' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114421220301528628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114421220301528628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/womans-syndrome.html' title='Woman&apos;s syndrome'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114420053987531512</id><published>2006-04-05T08:26:00.000+07:00</published><updated>2006-04-05T08:28:59.886+07:00</updated><title type='text'>.........then tomorrow can be too late</title><content type='html'>Dont Be late .....&lt;br /&gt;"If you're mad with someone , and nobody's there to fix the situation... You fix it .  Maybe today, that person still wants to be your friend . And if u don't, tomorrow can be too late .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you're in love with somebody , but that person doesn't know...&lt;br /&gt;tell her/him.  Maybe today, that person is also in love with you .&lt;br /&gt;And if you don't say it, tomorrow can be too late .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you really want to kiss somebody... kiss her/him.&lt;br /&gt;Maybe that person wants a kiss from you, too . And if you don't kiss her/him today, tomorrow can be too late .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you still love a person that you think has forgetten you...&lt;br /&gt;tell her/him.  Maybe that person have always loved you. And if you don't tell her/him today , tomorrow can be too late.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you need a hug of a friend... ask her/him for it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maybe they need it more than you do. And if you don't ask for it today, tomorrow can be too late.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you really have friends who you appreciate... tell them.&lt;br /&gt;Maybe they appreciate you as well. That if you don't and they leave or go far away today , tomorrow can be too late.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If you love your parents, and never had the chance to show them... do it .&lt;br /&gt;Maybe you have them there to show them how you feel. That if you don't and they leave today , then tomorrow can be too late"&lt;br /&gt;"NEVER AFRAID TO TELL WHAT YOU FEEL INSIDE YOU...OTHERWISE IT WILL BE LATE AND YOU WILL REGRET IT..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114420053987531512?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114420053987531512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114420053987531512' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114420053987531512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114420053987531512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/then-tomorrow-can-be-too-late.html' title='.........then tomorrow can be too late'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114420005880838981</id><published>2006-04-05T08:11:00.000+07:00</published><updated>2006-04-05T08:20:58.823+07:00</updated><title type='text'>Menemukan optimisme dalam diri</title><content type='html'>Kita semua tahu olahraga, makan makanan sehat dan tidur yang baik dapat membantu kamu tetap sehat. Apakah kamu juga tahu optimis dan berpikiran positif sangat penting bagi kesehatan jangka panjang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian baru-baru ini oleh American Medical Association mengungkapkan optimis tidak hanya membuat kamu merasa lebih baik, juga membuatmu terlihat lebih baik. Optimis berasal dari rangkaian proses aktif otak bagian kiri sehingga kamu dapat melatih diri menjadi optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa latihan sederhana untuk membantu menguasai kemampuan optimis :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;strong&gt;Tersenyum.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah tersenyum pada seseorang. Penelitian menunjukkan ekspresi wajah adalah indikator mood dan senyum dapat menjadi pendorong mood terbaik tidak hanya bagi orang yang menerimanya tetapi juga bagi diri sendiri. Mulailah harimu dengan penampilan optimis dengan memberikan senyuman pada seseorang dan kamu akan menerima senyum balasan. Kata-kata yang baik dan senyuman pada rekan kerja, sejawat, saudara akan memulai harimu dalam arah yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;strong&gt;Saya berpikir karena itulah saya optimis.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak begitu banyak situasi seperti ini tetapi bagaimana atau apa yang kamu pikirkan tentang situasi yang menentukan apakah kamu adalah optimis terus menerus. Sebaliknya pesimis akan membawa masalah secara pribadi, masuk dalam mood yang tidak baik dan akhirnya merusak hari-harimu. Berpikirlah positif dan kamu akan menemukan diri anda merasa lebih optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;strong&gt;Pikirkan betapa beruntungnya kamu.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara tercepat untuk menjadi pesimis adalah secara terus menerus membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Cobalah latihan sederhana ini, duduk dan buatlah daftar segala sesuatu yang kamu inginkan. Kemudian buat daftar semua yang kamu miliki. Jika daftar kedua lebih panjang dari yang pertama, anggap dirimu beruntung dan kamu ada dalam langkah yang tepat untuk optimis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* &lt;strong&gt;Rubah fokusmu dari yang baik ke yang jelek.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan mereka yang memiliki kontrol terhadap emosi dan pikiran cenderung lebih optimis. Jika kamu menemukan tekanan dan pikiran negatif dalam pikiranmu, buatlah keputusan yang jelas dan tidak larut. Rubah fokus ke sesuatu yang positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;* Wajah menilai optimisme.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan senang dan kamupun akan senang. Ini bukan omongan psikologi saja tetapi kebenaran biologi. Jika kamu murung, otak mengatakan pada wajah kamu tengah sedih dan otot muka akan meresponnya. Simpanlah senyuman dalam wajahmu, perubahan otot muka akan mengirim signal positif ke otak. Senyum menterjemahkan ke dalam mood positif dan optimis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114420005880838981?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114420005880838981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114420005880838981' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114420005880838981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114420005880838981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/menemukan-optimisme-dalam-diri.html' title='Menemukan optimisme dalam diri'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114404835520386093</id><published>2006-04-03T13:54:00.000+07:00</published><updated>2006-04-03T15:01:48.696+07:00</updated><title type='text'>Prussian Blue</title><content type='html'>Have you ever felt&lt;br /&gt;like you were inside a box&lt;br /&gt;made of sadness&lt;br /&gt;tears and fake smiles?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well, I have..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I've felt all kind of feelin's&lt;br /&gt;when I woke up in the mornin'&lt;br /&gt;I touched the wall&lt;br /&gt;But it hurt me so much&lt;br /&gt;When I wanted to run through it&lt;br /&gt;it bounced me back&lt;br /&gt;When I saw the light in the darkness&lt;br /&gt;I tried to reach it&lt;br /&gt;but it simply faded away..&lt;br /&gt;When I heard the crowd&lt;br /&gt;in a world of beautiful,&lt;br /&gt;glittering colours..&lt;br /&gt;I was all alone in prussian blue&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do you know how it feels?&lt;br /&gt;well.. I do..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114404835520386093?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114404835520386093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114404835520386093' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114404835520386093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114404835520386093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/prussian-blue.html' title='Prussian Blue'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114388720360717713</id><published>2006-04-01T16:28:00.000+07:00</published><updated>2006-04-01T17:26:43.620+07:00</updated><title type='text'>Merelakan</title><content type='html'>Merelakan tidak berarti melupakan, tidak memikirkan, atau tidak mengacuhkan&lt;br /&gt;Ia tidak meninggalkan perasaaan marah, cemburu, ataupun sesal&lt;br /&gt;Merelakan tidak berarti menang dan tidak pula kalah&lt;br /&gt;Ia bukan tentang harga diri dan bukan juga tentang kesan yang ditimbulkan&lt;br /&gt;Dan ia tidak terobsesi ataupun tenggelam dalam masa lalu&lt;br /&gt;Merelakan bukan berarti membendung kenangan atau memikirkan hal-hal sedih&lt;br /&gt;Ia tidak meninggalkan kekosongan, sakit hati, atau kesedihan&lt;br /&gt;Ia tidak berarti menyerah atau mundur pasrah&lt;br /&gt;Merelakan tidak sama dengan kehilangan, dan jelas bukan kekalahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merelakan berarti bisa menyimpan kenangan, tapi juga bisa mengatasinya dan melanjutkan kehidupan&lt;br /&gt;Berpikiran terbuka dan yakin akan masa depan&lt;br /&gt;Merelakan berarti menerima,&lt;br /&gt;Belajar, menarik pengalaman, dan terus bertumbuh&lt;br /&gt;Merelakan berarti merasa bersyukur atas segala pengalaman yang membuatmu tertawa, menangis dan berkembang&lt;br /&gt;Ia berkaitan dengan segala yang kau miliki saat ini, di masa lalu, dan yang akan segera kau miliki kelak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merelakan berarti mempunyai keberanian untuk menerima perubahan dan kekuatan  untuk terus berjalan&lt;br /&gt;Merelakan berarti menuju kedewasaan&lt;br /&gt;Menyadari bahwa kadang hati ini bisa menjadi obat yang paling ampuh&lt;br /&gt;Merelakan berarti membuka pintu, membersihkan jalan, dan membebaskan diri sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114388720360717713?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114388720360717713/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114388720360717713' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114388720360717713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114388720360717713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/merelakan.html' title='Merelakan'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114388359238163410</id><published>2006-04-01T15:18:00.000+07:00</published><updated>2006-04-01T16:26:32.396+07:00</updated><title type='text'>Langkah</title><content type='html'>Aku maju terlalu jauh. Langkahku terlalu lebar. Bentangan Horizon begitu menggiurkan. Membuat sang obsesi meneteskan liurnya. Suntikan hemoglobin menembus dinding jantung. Menambah kencang detak per detik. Memacu harapan menjadi keinginan yang tak tahu diri. Kedua kaki ini terus-menerus mengayuh pedal. Mencoba menggapai andromeda pada galaksi terjauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku terlupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pasang mata tertinggal jauh dibelakangku. Memicing. Tersilaukan idealisme yang lahir dari obesitas obsesi. Mereka muak. Merasa terlupakan. Kerutan halus tergambar jelas diantara sepasang alis dihadapanku. Bertanya-tanya. Kenapa?!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan kemapanan posisi bertahta dalam suatu jurnal yang menanti sederet check list tiap hari. Terkumpul dalam suatu rekening yang tak pernah kenyang. Arti persahabatan terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan semakin jauh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu jauh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mungkin tergapai.. Jarak dari atas sini terlalu menukik. Dan mereka pun tak pernah mau memanjat. Tak ada yang berinisiatif melemparkan tali. akan terbentur. Tercipta sebuah reaksi tegangan tinggi. Bukan lagi sepasang kutub negatif-positif yang saling tarik-menarik. Tapi kini hanya sekumpulan ion yang siap memberikan arus singkat saat kedua ujungnya bertemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terpecah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan langkahku tak bisa berhenti.. semakin melebar..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114388359238163410?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114388359238163410/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114388359238163410' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114388359238163410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114388359238163410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/04/langkah.html' title='Langkah'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114360546902859601</id><published>2006-03-29T10:53:00.000+07:00</published><updated>2006-03-29T11:11:09.040+07:00</updated><title type='text'>Letto - Sebenarnya Cinta</title><content type='html'>satu detik lalu&lt;br /&gt;dua hati&lt;br /&gt;terbang tinggi lihat indahnya dunia&lt;br /&gt;membuat hati terbawa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;dan bawaku kesana&lt;br /&gt;dunia fatamorgana&lt;br /&gt;termanja manja oleh rasa&lt;br /&gt;dan kuterbawa terbang tinggi oleh suasana&lt;a id="more-68"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari sudut mata&lt;br /&gt;jantung hati&lt;br /&gt;mulai terjaga bisik ditelinga&lt;br /&gt;coba ingat semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;reff:&lt;br /&gt;dan bangunkanlah aku&lt;br /&gt;dari mimpi mimpiku&lt;br /&gt;sesak aku disudut maya&lt;br /&gt;dan tersingkir dari dunia nyata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan bangunkanlah aku&lt;br /&gt;dari mimpi indahku&lt;br /&gt;karena anganku berlari&lt;br /&gt;dari rasa yang harus kubatasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kau menawarkan&lt;br /&gt;rasa cinta dalam hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kutak tahu harus bagaimana&lt;br /&gt;untuk raba mimpi atau nyata&lt;br /&gt;dan bedakan rasa dan suasana&lt;br /&gt;dalam rangka sayang atau cinta yang sebenarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan bangunkanlah aku&lt;br /&gt;dari buta mataku&lt;br /&gt;jangan pernah lepaskan aku&lt;br /&gt;untuk tenggelam di dalam mimpiku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114360546902859601?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114360546902859601/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114360546902859601' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114360546902859601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114360546902859601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/letto-sebenarnya-cinta.html' title='Letto - Sebenarnya Cinta'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114351591739329873</id><published>2006-03-28T09:25:00.001+07:00</published><updated>2006-03-28T11:50:00.006+07:00</updated><title type='text'>Renungan 25 maret 2006</title><content type='html'>Aku terpuruk disini. Sendirian. Entah kenapa keheningan ini membuatku merenung. Begitu banyak hal yang berkecamuk di kepalaku, meneriakkan ego yang dengan lantang meronta-ronta tak terkendali. Sesaat aku termenung, mendapatkan diri terantai dalam emosi yang tak berarti. Semuanya seolah menjadi suatu paradigma yang terkumpul dalam suatu susunan sel otak kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aaakkhh.. ini memang mengganggu bagi seorang manusia yang hendak beristirahat dalam lelahnya. Tapi sikap defensifku berkata lain. Ada definisi luas tentang semua ini. Ada hati kecil yang ingin terengkuh dalam satu pelukan hangat. Namun semua tenggelam dalam kekuasaan Ego stadium empat. Kronis. Terangkum dalam sebuah deskripsi naratif tanpa akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadikan satu sisi dari hidupku memiliki peran antagonis. Meluap-luap. Brutal. Kebangkitan kaum biadab. Pesta pora para Barbar yang tak tahu diri merayap menjalari urat nadi. Berikan kejutan dasyat, bangunkan saraf motorik dari tidur panjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ada satu ketika, saat anganku melayang-layang. Hidupkan kembali dunia fatamorgana dalam keberadaan sang maya. Terpejam.. wujudkan semua, ku tahu ini tak sebatas khayal berbayang masa lalu. Semua seperti nyata. Aku seperti hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu.. kehadiran sang fajar, mendaratkan tamparannya di wajahku. Tersenyum sinis. hadirkan kembali jejak romusha, rantainya terikat kuat di pergelangan kaki. Memaksa jiwa kecil ini menghantam batu karang nan megah. Terbentur. Ciptakan sesak. Seperti terhimpit. dan terseret.. Alirkan darah yang kini mendidih. Kembali menjalari susunan tulang belakang. Sakit..!!.. sakit..!!..hentikan semua..!! Jeritan tak berarti dari jiwa yang meronta. Tak terdengar. Semua saru. Ketika semua kepala memalingkan wajah.. tak satupun yang mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun semakin terseret. Kelemahan sebagai manusia menarikku ke kesudut ruangan.. memaksaku keluar dari lingkaran. Tertunduk. Bersahabatkan genangan air yang perlahan mendesak keluar dari sudut mata. Ada benda kecil yang berteriak dari balik tulang rusuk, ia kembali meronta. Terjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bukalah kedua kelopak mata, menatap nanar..&lt;br /&gt;Akupun sendirian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merenung..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114351591739329873?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114351591739329873/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114351591739329873' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114351591739329873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114351591739329873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/renungan-25-maret-2006.html' title='Renungan 25 maret 2006'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343175225388935</id><published>2006-03-27T10:53:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:55:52.253+07:00</updated><title type='text'>in 5 minutes</title><content type='html'>5 minutes to go..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima menit?.. apa yang bisa gwa lakuin dalam 5 menit?.. secepet itu?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hurry up Di.. Think!!...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Think?!.. for 5 minutes?.. what am I supposed to think?.. gwa ngga bisa mikir instant dalam lima menit.. banyak yang jadi pertimbangan.. banyak yang musti dipikir dua kali sebelum gwa ngambil keputusan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok.. then, do something!!.. hurry up Di..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do?.. what am I supposed to do in 5 minutes?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eat?..naa-ah.. makan apa secepet itu?.. makan roti?.. makan permen?.. cepet banget.. ngga dinikmatin donk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Drink?.. minum apa?.. gwa blom mutusin mo minum apa?.. minum susu?.. air putih?.. atau kopi?..binguuuung!!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Read?.. haah?.. baca apa?.. yang berguna donk!!.. ngapain cuma baca-baca sembarangan doank.. dalam lima menit paling cuma bisa baca brosur iklan.. ngga mao ah..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so?.. Hurry up 5 minutes.. tick... tock..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ok.. 5 minutes, right?.. I'll wait!.. gwa bakalan nunggu sampe waktu lima menit itu abiss!!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lho?.. ko'??.. abis gitu?..&lt;br /&gt;abis gitu gwa pulang dech.. soalnya lima menit lagi jam 17.30 teengg!!.. Dan gwa mesti balik :D... waakakakk...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Au revoir... :bye:&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343175225388935?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343175225388935/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343175225388935' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343175225388935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343175225388935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/in-5-minutes.html' title='in 5 minutes'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343158659916689</id><published>2006-03-27T10:46:00.000+07:00</published><updated>2006-03-28T15:10:42.130+07:00</updated><title type='text'>Membebaskan diri dari obsesi menikah</title><content type='html'>Arrrkkhhh... perut gwa suka berasa di aduk-aduk klo ada yang nanya.. "Di..kapan merit?.."... Wuuaa.... "kapan-kapan!!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya apa-apa.. menikah itu butuh kesiapan mental, lahir dan batin :D.. Jadi kayaknya ngga se gampang itu, guys..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah bwat gwa bukan sekedar menyatukan dua alat kelamin yang berbeda. Tapi lebih dari pada itu. Menikah adalah keputusan besar yang musti diambil karena menyangkut peristiwa besar sekali seumur hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah gwa aduk-aduk isi e-mail gwa, ternyata nemu juga catetan yang pas bwat masalah yang satu ini. Check this out, people.. :D :D :D ======================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menyelesaikan kuliah S2 nya di&lt;br /&gt;Australia, Becky (29) memutuskan untuk bekerja di Indonesia dan melanjutkan salah satu "tujuan hidupnya" yaitu mencari suami. Namun pencariannya ternyata tidak mudah, akhirnya ia menerima cinta teman sekantornya meski sebenarnya tidak ada kecocokan di antara mereka. Tidak mengherankan kalau hubungan mereka dipenuhi pertengkaran, tapi Becky tetap bertahan sambil berharap kekasihnya itu segera melamar. Sang kekasih akhirnya melamar, tapi bukan ke Becky, melainkan wanita lain yang selama ini juga dikencaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita akan bertanya-tanya, mengapa seorang wanita berpendidikan tinggi seperti Becky melakukan hal bodoh dengan menghabiskan waktu dengan seseorang yang salah. Masih banyak Becky lain di sekitar kita, meski dunia semakin canggih, tetap saja menikah masih menjadi tujuan hidup banyak perempuan. Sebenarnya apa yang menjadi motivasi orang-orang yang terobsesi untuk menikah ? yuk, simak uraian berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Sindrom "Butuh Pria"&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak wanita berusia pertengahan dua puluhan yang merasa hubungan dengan pacarnya tidak seperti yang didambakan. Tapi banyak dari mereka memutuskan tetap menikah dengan pasangannya karena merasa tidak bisa hidup tanpa pria. Akibatnya terjadi semacam shock di awal pernikahan. Menurut Mary Jo Fay, konsultan di situs helpfromsurvivor.com, jika Anda memiliki sindrom "butuh pria", ingatlah bahwa orangtua Anda telah mengurus Anda dengan baik, berpikirlah dua kali karena berada di bawah "asuhan" pasangan yang sebenarnya tidak cocok hanya akan membawa Anda dalam hubungan yang tidak sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Target hidup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Biasanya perempuan selalu menetapkan target pencapaian berdasarkan umur, dan dibuat sangat spesifik. Misalnya menikah di usia 23, punya anak paling lambat 25 tahun. Menurut penelitian yang dilakukan oleh beberapa psikolog, sebenarnya perempuan, sama halnya dengan pria juga takut untuk berkomitmen, tetapi "target-target" tadi menekan mereka. Semakin dewasa dan makin luasnya wawasan, biasanya mereka akan melupakan target tadi. Bukankah lebih baik menunda pernikahan daripada terperangkap dengan orang yang salah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Tik Tok&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jam biologis masih menjadi salah satu faktor mengapa banyak perempuan muda memutuskan cepat menikah. Ketika seorang wanita menjalin hubungan dengan seorang pria, yang mereka inginkan adalah sebuah hubungan yang serius, dalam arti dilanjutkan ke jenjang pernikahan. Terlebih jika usia sudah masuk kepala tiga, bayangan menggendong bayi sudah menari-nari di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Lingkungan dan Keluarga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hidup dalam masyarakat yang ikatan kekeluargaannya masih kuat seperti di&lt;br /&gt;Indonesiatidak selalu enak. Salah satunya adalah tuntutan dan desakan dari keluarga besar jika ada salah satu anggota keluarga yang belum menikah.&lt;br /&gt;Adasebagian keluarga yang menggangap bercerai masih lebih baik "ketimbang" tidak menikah sama sekali. Usia 30 tahun adalah angka keramat, jika sampai usia tersebut perempuan belum menikah dan tidak ada tanda-tanda menjalin hubungan serius, orang akan berpikir apakah ada yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Uang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Desakan ekonomi ternyata menjadi salah satu alasan sebagian perempuan untuk menikah. Memiliki suami kaya raya, hidup enak tanpa perlu bekerja keras masih menjadi impian. Banyak pula yang akhirnya bercerai ketika usia perkawinan mereka belum berjalan 5 tahun. Pati (35)seorang ibu satu anak dan sudah bercerai di usia 29 tahun, membagi pengalamannya : "meski mantan suami saya berasal dari keluarga kaya, tetapi sejak tahun lalu ia berhenti memberi tunjangan pada anak kami. Sekarang saya melanjutkan kuliah dan bekerja keras membesarkan anak saya, kelak ketika ia akan menikah saya akan memastikan ia menikah karena cinta, bukan uang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat deadline kapan menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Do's &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Realistis &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat deadline kapan kita akan menikah sah-sah saja, tergantung apa motivasi yang melatar belakanginya. Dengan adanya deadline kita akan bekerja keras untuk mencapai tujuan, asalkan bukan menikah hanya untuk melengkapi tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tahu apa yang dicari&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyalah pada diri sendiri ; bagaimana kita ingin menjalani hidup ? dengan siapa ? di mana ? setelah semua pertanyaan itu terjawab, siapa tahu Anda akan sadar kalau selama ini hanya membuang waktu karena berhubungan dengan orang yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hargai target pasangan&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sekarang Anda sudah menemukan Mr.Right tetapi ia belum ingin menikah, bersabarlah. Kita tentu tahu kalau pria biasanya takut berkomitmen, bukan berarti si dia tak ingin serius, bisa jadi itu karena ia sedang menikmati masa-masa berpacaran. Kebanyakan wanita merasa dikejar deadline dan takut tidak jadi menikah dengan pasangannya, justru yang sebenarnya adalah jika kita terlalu menekan bisa-bisa si dia kabur ketakutan. Pernikahan bisa terjadi jika dua belah pihak sudah siap bukan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DON'T...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Menikah menjadi tujuan hidup&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik menunda atau bahkan menolak lamaran jika hati kecil kita mengatakan tidak, daripada menghabiskan hidup tanpa rasa bahagia. Masih ingat kisah Becky di atas bukan ? karena obsesinya untuk menikah ia jadi "gelap mata" dengan menjalin hubungan dengan pria yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Semua dijadikan beban&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita andaikan deadline Anda telah lewat dan Anda masih juga melajang. Atau misalnya Anda telah menjalin hubungan dengan seorang pria yang baik tetapi he's not the one, dan Anda merasa kesal karena merasa membuang waktu dengannya. Sebenarnya tidak ada yang sia-sia, jadikan pengalaman itu sebagai pelajaran. Itu yang disebut dewasa. Tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman hidup dari kesalahan yang pernah kita buat, karena dari situ kita justru bisa memilih orang yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Lupa bersyukur&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita jadi kecewa dan merasa jadi orang yang paling berbahagia dan hidupnya tidak lengkap karena masih melajang. Kita jadi lupa kalau kita dikelilingi orang-orang yang sayang dan perhatian ; keluarga, sahabat, teman-teman. Ibarat pepatah, karena nila setitik rusak susu sebelangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita yang percaya bahwa dirinya tetap manusia yang utuh tanpa pria, tetapi juga menikmati hidup dan membaginya dengan pria telah terbukti memiliki perasaan yang kuat dan biasanya memiliki hubungan yang sehat dan menyenangkan dengan pasangannya. Dan wanita-wanita dalam golongan ini sudah merdeka dari tuntutan deadline. Biarkan semua mengalir dengan wajar, tak ada yang perlu dikejar. Selama kita tetap membuka diri untuk bertemu banyak orang, seseorang yang istimewa akan datang pada saat yang tepat. (An/Ivillage)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343158659916689?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343158659916689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343158659916689' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343158659916689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343158659916689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/membebaskan-diri-dari-obsesi-menikah.html' title='Membebaskan diri dari obsesi menikah'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343114818496812</id><published>2006-03-27T10:43:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:45:48.186+07:00</updated><title type='text'>Tentang kematian</title><content type='html'>Kematian.. adalah akhir dari perjalanan hidup. Akhir dari suatu garis lurus. Akhir dari teka-teki hidup yang selama ini banyak dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian apakah berarti awal kehidupan lain?.. akhir kehidupan ini?.. kematian berarti kebebasan kah?.. atau justru awal dari penderitaan dan tanggung jawab selama kita hidup?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan kemana kita setelah ini?.. apa yang akan terjadi saat kita tak bisa menyentuh kulit dan tubuh kita sendiri?.. Suatu saat nanti.. kita tak kan berada di sini lagi.. tak kan bernafas lagi.. tak memiliki raga lagi.. Saat tubuh ini membusuk termakan cacing tanah.. dimanakan kita saat itu?..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343114818496812?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343114818496812/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343114818496812' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343114818496812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343114818496812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/tentang-kematian.html' title='Tentang kematian'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343097691105119</id><published>2006-03-27T10:41:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:42:56.913+07:00</updated><title type='text'>Ketika seorang sahabat tak lagi hadir</title><content type='html'>Minggu, 12 Maret pertama kalinya gwa ngerasa sedih di taon 2006. Kepergian sahabat bikin gwa ngga bisa nahan aer mata, setelah setaon setengah gwa ngga pernah nangis.. ahirnya benda itu keluar juga dari sudut mata. Kenapa harus pergi sih?.. klo ada masalah kenapa ngga pernah crita?!.. Daftar to do list yang panjang itu bukan suatu penghalang bwat smua cerita loe.. Kenapa musti pegi se-cepet ini sih?.. Apa loe ngga pernah tau klo di dunia ini bakalan selalu ada yang care sama loe??..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Loe ngga pernah kliatan sedih.. Muka loe selalu kliatan happy.. Dan kenapa gwa bisa se-buta itu?!.. ngga peka sama semua masalah dibalik ketawa-nya loe?!.. Damn!!!.. maafin gwa..&lt;br /&gt;Gwa kangen sama aktifitas kita tiap pagi.. pinjem-pinjeman make-up.. kritik soal baju yg bakalan dipake hari nie.. ngopi bareng.. pasang music kenceng-kenceng sampe bangunin orang satu kost-an.. sampe gosip pagi dan cela-celaan yang bikin kita ngakak-ngakak ampe sakit perut..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi liat pagi ini.. Gwa sendirian!.. ngga bisa pake mascara gara-gara aer mata sialan ini ngga pernah mo berenti.. ngopi sendirian sambil dengerin lagu yang ngga jelas.. ngga da lagi soal kritikan baju yg gwa pake hari nie..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What am I supposed to do?... Makasih bwat semua-nya selama ini.. Loe dah ngelakuin hal terbaik sebagai seorang sahabat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ich bitte um verzeihung..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343097691105119?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343097691105119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343097691105119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343097691105119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343097691105119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/ketika-seorang-sahabat-tak-lagi-hadir.html' title='Ketika seorang sahabat tak lagi hadir'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343080572006219</id><published>2006-03-27T10:35:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:40:05.720+07:00</updated><title type='text'>Aaaarrrrkkkgghhh.......</title><content type='html'>Yang bikin gwa sengsara dalam hidup adalah saat cara berfikir gwa dibatasi. Itu sama aja sama pembunuhan kreatifitas.. well c'mon people.. pada saat kita berfikir.. kinerja otak kita akan meningkat.. gitu juga sama cara berfikir..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfikir bukan seperti mengambil keputusan yang menyerupai piramid, yang pada akhirnya tertuju pada satu titik. Berfikir itu sama halnya seperti dahan pohon yang bercabang-cabang.. meluas.. Trus apa jadinya klo dahan pohon yang mulai bercabang itu tiba-tiba ditebas karena satu aturan tolol yang mengharuskan pohon itu berdiri tegak lurus seperti batangan tiang listrik ?... Benar-benar tolol !!... dikemanain tuh fungsi otak ??...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gwa marah ????... YA!!..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gwa marah dengan semua keterbatasan.. Gwa marah dengan semua aturan yang dibuat hanya untuk memanjakan Ego sepihak yang sama sekali tidak berguna bagi orang lain.. Sampah !!.. Gwa marah saat kebebasan gwa terancam.. dan Gwa marah saat pikiran gwa tidak dibiarkan berkembang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dasar B.O.D.O.H !!!!!!!....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343080572006219?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343080572006219/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343080572006219' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343080572006219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343080572006219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/aaaarrrrkkkgghhh.html' title='Aaaarrrrkkkgghhh.......'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343049794574868</id><published>2006-03-27T10:34:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:34:57.946+07:00</updated><title type='text'>Sambutan pagi Jakarta</title><content type='html'>Jakarta pagi ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terik mentari menyambut.. membukakan mata saat berdiri di depan jendela. Udara penuh polusi mencekat hingga dasar tenggorokan. Jalan raya dipenuhi para pengemis berkerah putih. Orang-orang berdasi yang diperbudak waktu dan deadline demi lembaran yang diterima setiap bulan. Binatang yang tebuat dari besi berlarian saling mengejar tujuan.. Saat lampu hijau menyala semuanya menggila.. Liar.. membabi buta.. memanjakan Ego. Gedung-gedung tinggi menyimpan segudang penyakit yang bersarang dikepala namun ter-cover dengan sangat manis demi sebuah prestige.. Rela menelan harga diri demi kemurkaan nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrrkkkgghhh.... Muak!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Pagi, Jakarta...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343049794574868?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343049794574868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343049794574868' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343049794574868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343049794574868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/sambutan-pagi-jakarta.html' title='Sambutan pagi Jakarta'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343040184194968</id><published>2006-03-27T10:32:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:33:21.840+07:00</updated><title type='text'>Aku Ingin - Sapardi Djoko Damono</title><content type='html'>Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;br /&gt;dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api&lt;br /&gt;yang menjadikannya abu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin mencintaimu dengan sederhana&lt;br /&gt;dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan&lt;br /&gt;yang menjadikannya tiada&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343040184194968?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343040184194968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343040184194968' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343040184194968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343040184194968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/aku-ingin-sapardi-djoko-damono.html' title='Aku Ingin - Sapardi Djoko Damono'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343030102961342</id><published>2006-03-27T10:28:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:31:41.030+07:00</updated><title type='text'>A true friend - Kahlil Gibran</title><content type='html'>If I could catch a rainbow&lt;br /&gt;I would do it just for you&lt;br /&gt;And share with you its beauty&lt;br /&gt;On the days you were feeling blue&lt;br /&gt;If I could build a mountain&lt;br /&gt;You could call your very own&lt;br /&gt;A place to find serenity&lt;br /&gt;A place to be alone&lt;br /&gt;If I could take your troubles&lt;br /&gt;I would toss them into the sea&lt;br /&gt;But all these things&lt;br /&gt;I'm finding&lt;br /&gt;Are impossible for me&lt;br /&gt;I cannot build a mountain&lt;br /&gt;Or catch a rainbow fair&lt;br /&gt;But let me be what I know best&lt;br /&gt;A friend that is always there&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Ever has it been that love knows not its own depth until the hour of separation."&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343030102961342?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343030102961342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343030102961342' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343030102961342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343030102961342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/true-friend-kahlil-gibran.html' title='A true friend - Kahlil Gibran'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114343003727437653</id><published>2006-03-27T10:24:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:27:17.276+07:00</updated><title type='text'>Sahabat cowo</title><content type='html'>Makhluk yang satu ini bukan cuma enak bwat di jadiin soulmate. Tapi juga oke bwat dijadiin temen sparing. Hee..heee.. klo boleh jujur, gwa lebih enjoy sobatan ma cowo dari pada cewe. Bukannya apa-apa.. mereka lebih easy going aja bawannya, ngga ribet, cara berfikirnya juga simple and praktis, segala hal selalu pake cara yang instant.. dan yang penting.. lebih aman karena ngerasa punya shelter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pha kabarnya sekarang sobat-sobat cowo gwa tersayang?.. A-u.. Tulang.. kang e-d.. king-kong.. Joey (maksa) satriani.. tyo.. dulz..?... Waah... dunia gwa sepi tanpa kalian smoaa.. hikz.. Nie FS isinya dah gwa ubek-ubek, tapi teuteup aja nie muka pada ngga nongol-nongol juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;miss yaa, bro...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114343003727437653?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114343003727437653/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114343003727437653' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343003727437653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114343003727437653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/sahabat-cowo.html' title='Sahabat cowo'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114342973316982759</id><published>2006-03-27T10:18:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:22:13.170+07:00</updated><title type='text'>Tentang Arif</title><content type='html'>Suatu sore di suatu weekend.. Gwa janjian ma temen di salah satu coffe shop di bilangan Sudirman. waktu itu ujan deres banget. Turun dari kendaraan gwa kepaksa ngojek payung, dari pada baju bablas smoa.. ngga lucu klo musti pulang cepet gara2 masuk angin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak kecil nyamperin gwa sambil bawa payung yang ukurannya lebih gede dari badannya ndiri.. Badannya basah kuyup.. Dia gemeteran kedinginan.. tangannya pada keriput plus biru-biru.. Matanya sayu.. badannya item dan kurus.. Gwa ngga tega lagi liatnya. Payung itu buru-buru gwa samber sebelom ujan tambah gede dan biar gwa cepet-cepet nyampe di dalem coffee shop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu nyampe, gwa gelagapan soalnya ngga da uang kecil. Si anak tadi masih berdiri depan gwa.. masih dengan matanya yang sayu. Alhasil.. duit dua puluh ribu pun keluar dari kantong. Gwa jelas banget ngeliat perubahan ekspresinya, trus dia ngomong "ini kebanyakan, mba. Saya pasti balikin kembaliannya ko'!". Abis itu dia langsung kabur.. ngga kliatan lagee.. Haaahh.. paling2 juga ngga bakalan balik.. Pikir gwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu bener-bener ngga kerasa klo kita lagi asik.. Tau-tau diluar dah gelap aja gitu, tapi ujan dah berenti dari tadi. Temen gwa nawarin bwat nganter pulang, gwa sich iyahin aja.. lumayan.. heee..hee...&lt;br /&gt;Baru aja beberapa langkah gwa kluar dari tempat barusan.. Seorang anak kecil langsung teriak dari arah samping.. "mba.. mba.. yang pake jas item.. ini uang kembaliannya..". Gwa kaget bener. Itu kan anak yang tadi sore, dia nyamperin gwa.. lari-lari sambil ngcung-ngacungin duit di tangannya.&lt;br /&gt;"kamu..dari kapan disitu?.." cuma itu yang bisa gwa bilang.  "saya nunggu mba dari tadi sore.. takut mba keburu pegi, saya takut ngga bisa balikin duitnya. Saya kan udah janji sama mba..", katanya gemeteran karna nahan dingin bekas ujan tadi. Gwa cuma bisa bengong.. Anak sekecil itu berani ngorbanin apa yang jadi kepentingannya cuma buat balikin duit yang ngga seberapa?... Dia rela ngga ngojek payung cuma buat ngejaga janji nya?... Padahal saat itu bisa aja khan dia kabur trus ngojek lagi di tempat laen?!.. tapi tenyata.. dia lebih milih nungguin gwa di depan Coffee Shop selama itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunyi perutnya nyadarin gwa yang dari tadi sibuk sama isi otak sendiri. "Maaf, mba..". katanya mau-malu. Gwa cuma ketawa. "Nama kamu siapa?"  gwa masih nahan senyum. "Arif, mba.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gwa langsung nengok ma temen gwa yang dah siap-siap mo nganterin gwa pulang. "Ren.. gwa ngga jadi balik bareng loe ya.... Gwa mo makan malem bareng Arif."&lt;br /&gt;Muka anak kecil itu langsung berubah.. Dia seneng banget. Matanya ngga lagi sayu.. ada semangat yang tiba-tiba aja muncul di dalam sana. Dan sesuai permintaannya.. Akhirnya kita ber dua ngedate di Mc.D.. "Saya baru sekarang lho mba, makan ayam yang kaya beginian"  katanya polos.. dan saat itu gwa bener2 ngga bisa nahan ketawa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arif.. Arif..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114342973316982759?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114342973316982759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114342973316982759' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114342973316982759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114342973316982759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/tentang-arif.html' title='Tentang Arif'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114247995765825908</id><published>2006-03-16T10:07:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:05:34.953+07:00</updated><title type='text'>Saat adik-adik kecil tertidur</title><content type='html'>Setiap hari aku melewati tempat itu. Tempat dimana tubuh-tubuh kecil dan kurus itu bergelimpangan. Ya Tuhan... ada apa ini?.. bukankan pagi hari seperti ini mereka harusnya bergegas pergi ke sekolah?.. Seharusnya langkah kecil itu berjingkrak riang, menggendong tas punggung, dan bayangan akan indahnya suasana belajar tergambar jelas pada mata itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apa ini?.. Mengapa mereka terbaring disini?.. berserakan.. tertidur lelap, seolah tak peduli dengan langkah kaki yang menghentak keras dari orang yang lalu lalang disekitas mereka. Seperti tak terdengar. Mungkin mereka sudah sulit untuk membedakan mana suara gaduh dan mana nyanyian pengantar tidur. Semua tampak sama.. Dan mereka tetap tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat kalian seperti ini dan apa yang akan terjadi pada kelak, adik-adikku?.. Lihat tubuh mu itu. Kurus dan kering, kulitmu hitam terbakar matahari, telapak kakimu kotor karena harus bertelanjang kaki menyusuri daerah ibu kota. Luka di badan itu bukan hanya sekedar luka akibat terjatuh akibat bermain sepeda.. tapi luka yang cukup parah karena terjungkal saat kalian berusaha mengejar metro mini yang melaju kencang. Ya Tuhan.. apa yang terjadi pada adik-adikku ini?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian pernah merasa takut?.. sebesar apa kesedihan kalian dalam menjalani hidup?..&lt;br /&gt;apa yang membuat kalian bisa tertawa lepas?.. Ahh.. pertanyaan ini tak bisa terjawab saat ini juga.. baiklah kalau begitu.. selamat tidur adik-adikku.. mimpi yang indah.. semoga dalam mimpi itu kalian bisa menjadi apa yang kalian mau.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114247995765825908?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114247995765825908/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114247995765825908' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114247995765825908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114247995765825908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/saat-adik-adik-kecil-tertidur.html' title='Saat adik-adik kecil tertidur'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114189661103747400</id><published>2006-03-09T16:17:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:08:33.023+07:00</updated><title type='text'>The Moon and I</title><content type='html'>I'm falling in love with the moon in the sky&lt;br /&gt;But I konw I wont be able to reach it&lt;br /&gt;I want to touch the light&lt;br /&gt;But the light is only to be seen&lt;br /&gt;I want to hug and kiss its rounded shape&lt;br /&gt;But it remains an enternal wish&lt;br /&gt;For the moon can't come down to earth&lt;br /&gt;And I can't Fly there&lt;br /&gt;But I still can do something&lt;br /&gt;When the full moon decorates the sky&lt;br /&gt;I swim in the lake at night&lt;br /&gt;To touch it's silvery reflection&lt;br /&gt;The moon and I are dancing in the water&lt;br /&gt;That's enough for me&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114189661103747400?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114189661103747400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114189661103747400' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114189661103747400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114189661103747400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/moon-and-i.html' title='The Moon and I'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114187789577612053</id><published>2006-03-09T10:46:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:13:47.153+07:00</updated><title type='text'>Dreaming of you</title><content type='html'>My eyes follow you with every step you take&lt;br /&gt;My Heart beats faster with every movement you make&lt;br /&gt;My breath becomes faster as you turn and look at me&lt;br /&gt;Your eyes look deep in mine&lt;br /&gt;I wander what they see?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You wait for me as I walk towards you&lt;br /&gt;My eyes not daring to met yours&lt;br /&gt;I pick up your.. after shave as I near&lt;br /&gt;My heart screams love&lt;br /&gt;My body is ablaze&lt;br /&gt;I lift may gaze and meet your eyes&lt;br /&gt;I see a flicker of excitment cross your face&lt;br /&gt;As you turn and match my face&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As acouple we walk along&lt;br /&gt;The waves crashing silently along side us&lt;br /&gt;The breeze blowing us together&lt;br /&gt;And in my dreams we slip away in to a sweet sunset&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114187789577612053?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114187789577612053/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114187789577612053' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114187789577612053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114187789577612053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/dreaming-of-you.html' title='Dreaming of you'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114181278102711603</id><published>2006-03-08T17:08:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:15:03.370+07:00</updated><title type='text'>Kesempatan tapi bukan kepastian...</title><content type='html'>Tuhan pernah pertemukan kita...&lt;br /&gt;memberi kesempatan...&lt;br /&gt;tapi bukan kepastian memberi pilihan tapi tidak menyatukan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pernah pertemukan kita....&lt;br /&gt;menselaraskan kita tapi tidak menyandingkan bahagiakan kita tapi untuk saling melupakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pernah pertemukan kita...&lt;br /&gt;anugerahkan cinta tapi tidak untuk bercinta tumbuhkan rasa tapi bukan untuk saling bercengkrama...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan pernah pertemukan kita...&lt;br /&gt;tak lebih dalam dari cinta tak lebih indah dari bahagia tak lebih manis dari romantis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;Tuhan pernah pertemukan kita...&lt;br /&gt;lalu...&lt;br /&gt;akankah kita kembali di pisahkan ...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;di kutip dari AK Forum hasil tulisan seorang teman&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114181278102711603?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114181278102711603/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114181278102711603' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114181278102711603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114181278102711603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/03/kesempatan-tapi-bukan-kepastian.html' title='Kesempatan tapi bukan kepastian...'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114042628424286233</id><published>2006-02-20T15:56:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T10:18:37.993+07:00</updated><title type='text'>IT MIGHT BE YOU (Stephen Bishop)</title><content type='html'>Time, I've been passing time watching trains go by&lt;br /&gt;All of my life&lt;br /&gt;Lying on the sand watching seabirds fly&lt;br /&gt;Wishing there could be someone Waiting home for me&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Something's telling me it might be you&lt;br /&gt;It's telling me it might be you&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All of my life&lt;br /&gt;Looking back as lovers go walking past&lt;br /&gt;All of my life Wondering how they met and what makes it last&lt;br /&gt;If I found the place would I recognize the face&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Something's telling me it might be you&lt;br /&gt;It's telling me it might be you&lt;br /&gt;So many quiet walks to take&lt;br /&gt;So many dreams to wake and there's so much love to make&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I think we’re gonna need some time Maybe all we need is time&lt;br /&gt;And it's telling me it might be you All of my life&lt;br /&gt;I've been saving love songs and lullabies&lt;br /&gt;And there's so much more No one's ever heard before&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Something's telling me it might be you Yeah,&lt;br /&gt;it's telling me it must be you and I'm feeling it'll just be you&lt;br /&gt;All of my life It's you,&lt;br /&gt;it's you I've been waiting for all of my life&lt;br /&gt;Maybe it's you... Maybe it's you&lt;br /&gt;I've been waiting for all of my life.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114042628424286233?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114042628424286233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114042628424286233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114042628424286233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114042628424286233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/02/it-might-be-you-stephen-bishop.html' title='IT MIGHT BE YOU (Stephen Bishop)'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114007333469435215</id><published>2006-02-16T12:25:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:05:06.793+07:00</updated><title type='text'>Part of me on Blogs</title><content type='html'>Hanya sebagian kecil dari pemikiran..&lt;br /&gt;Se-per sekian dari isi otak..&lt;br /&gt;Sisanya terdiri dari kata hati yang tak bisa disampaikan oleh mulut..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114007333469435215?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114007333469435215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114007333469435215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114007333469435215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114007333469435215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/02/part-of-me-on-blogs.html' title='Part of me on Blogs'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-114006634364178018</id><published>2006-02-16T11:11:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:07:09.833+07:00</updated><title type='text'>Bebek Buruk rupa</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/1600/duck.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 115px; CURSOR: hand; HEIGHT: 108px" height="100" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/320/duck.jpg" width="124" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Aku yakin semua orang pasti pernah mendengar cerita ini. Cerita yang bagi sebagian orang hanya sebagai pengantar menjelang waktu tidur.. dan setelah itu dilupakan begitu saja, toh pada akhirnya si bebek buruk rupa ternyata berubah menjadi seekor angsa yang tercantik diantara kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi.. tidak bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita itu punya makna tersendiri untukku. Melihat si bebek buruk rupa.. aku seperti melihat diriku sendiri. Memangnya salah siapa jika si bebek di lahirkan dengan bentuk seperti itu?.. Siapa juga yang mau dilahirkan dengan bentuk yang tidak sempurnya?..&lt;br /&gt;Jika boleh memilih, semua orang pasti ingin dilahirkan seperti &lt;em&gt;Barbie dan Kent&lt;/em&gt; dengan segala kesempurnaannya.. dengan segala keindahan bentuk dari setiap inci tubuh dan wajahnya.&lt;br /&gt;Tapi.. jangan bermimpi di siang hari. Karena pasti Tuhan punya rencana lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya bagiku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.. aku tak pernah punya teman. Semua orang dikelas seperti menjauhiku. Padahal Aku tidak berpenyakit yang sekiranya dapat ditularkan pada orang lain. Tubuh ku juga tidak cacat. Aku hanya sedikit kurus dan agak hitam.&lt;br /&gt;Teman-teman yang lain selalu mengolok-ngolokku mereka beramai-ramai meneriaki-ku&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dian Jelek... Dian Jelek..."&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, saat itu aku begitu sakit mendengar ucapan mereka. Aku tak punya keberanian melawan. Jumlah mereka terlalu banyak. Yang kulakukan hanya satu.. Aku hanya bisa menangis. Tak ada yang membelaku, kecuali para guru yang berusaha melerai.. itupun memang sudah tugas mereka, bukan?!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu hari aku sangat ingin bermain dengan yang lain. Tapi mereka mengajukan satu syarat. Aku boleh bermain, dengan catatan aku harus berlari mengikuti sementara mereka semua beramai-ramai naik sepeda. Dan aku menyanggupinya. Pada saat itu aku berpikir.. &lt;em&gt;Jika ini satu-satu nya jalan agar diterima.. Baiklah...!!! &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dan akupun berlari sekuat tenaga.. mengejar orang-orang biadab yang pada saat itu kuanggap sebagai teman. Akau terus berlari dan berlari, hingga tulang kering di kaki ku berasa seperti akan patah. Tapi.. aku terus berlari mengejar mereka yang telah jauh meninggalkanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga saat dimana mereka ramai-ramai memanjat pohon jambu, aku hanya diperbolehkan menunggu dibawah pohon sambil memunguti jambu-jambu busuk yang berserakan yang kemudian menjadi jatah ku. Jika aku berfikir sekarang.. dimanakah harga diriku saat itu?.. Tapi, apakah seorang anak kecil pernah berfikir tentang hak dan harga diri?...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak pernah mengadukan apapun pada ibuku. Karena aku berpikir.. ini adalah &lt;em&gt;tentang aku&lt;/em&gt; bukan tentang ibu.. Jadi aku memilih bungkam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hidup dalam situasi seperti itu selama enam tahun lamanya.. &lt;em&gt;What amazing life !!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dan dimana aku sekarang?...&lt;br /&gt;Aku berdiri tegak dihadapan sebuah cermin setinggi tubuhku. Aku menatap bayangan manusia yang hidup didalamnya. Dia jauh lebih tinggi dari belasan tahun yang lalu. Kulitnya perlahan memucat.. tidak sehitam dulu. Badannya yang kurus kering.. kini memperlihatkan bentuk-bentuk yang normal bagi wanita seusianya.&lt;br /&gt;Sekarang dia sudah banyak memiliki teman tanpa harus mengemis dan melakukan pengorbanan demi penerimaan. Dan yang pasti, dia jauh lebih kuat sekarang. Tak lagi cengeng seperti dulu. Airmatanya sudah kering.. telah cukup untuk menangisi hidup setiap hari selama enam tahun lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin mengerti sekarang.. Masa-masa itu adalah pembelajaran yang sangat berharga bagiku dalam menjalin hubungan dengan orang lain. Aku berusaha lebih menghargai mereka dari berbagai macam sudut pandang. Dan aku suka sekali punya banyak teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mau lagi ada yang merasakan penderitaan sepertiku dulu.. Jangan lagi ada yang merasa terabaikan.. Jangan lagi ada si Bebek Buruk Rupa..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-114006634364178018?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/114006634364178018/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=114006634364178018' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114006634364178018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/114006634364178018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/02/bebek-buruk-rupa.html' title='Bebek Buruk rupa'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113999488695740200</id><published>2006-02-15T15:02:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:08:21.006+07:00</updated><title type='text'>SUPERNOVA</title><content type='html'>Aku sering tenggelam dalam buku ini.. Supernova.. ditulis oleh Dewi Lestari. Tak diperlukan banyak waktu untuk melahap buku yang hanya setebal itu. Tapi dibutuhkan waktu lebih dari satu bulan untuk benar-benar memahami glossary yang terdapat dalam buku tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis yang menakjubkan... seorang Dewi Lestari bisa meleburkan bahasa Sastra dengan istilah science.. Great job!!.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak konflik. Logika vs kata hati.. Norma susila vs status sosial.. juga antara impian dan realitas hidup.. semuanya tercampur.. teraduk jadi suatu cerita yang complicated.. chaos..&lt;br /&gt;Antara palung hati dan badai serotonin.. ini yang paling membuatku tersenyum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love this book&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113999488695740200?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113999488695740200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113999488695740200' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113999488695740200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113999488695740200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/02/supernova.html' title='SUPERNOVA'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113886049575414445</id><published>2006-02-02T11:25:00.002+07:00</published><updated>2006-03-27T11:12:13.356+07:00</updated><title type='text'>Kasih Sayang Ayah..</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/1600/10326.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 137px; CURSOR: hand; HEIGHT: 129px" height="114" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/2266/2141/320/10326.jpg" width="98" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Hubungan ku dengan ayah tak pernah berjalan mulus. Semenjak masih di sekolah dasar aku tak pernah merasakan pujian seorang ayah terhadap anaknya. Aku sempat merasa iri pada teman2 ku. Mereka semua tampak sangat akrab dengan ayahnya. Ayah ku cenderung dingin.. Beliau bukan tipe yang mengungkapkan kasih sayang nya secara terbuka. Namun walapun begitu.. Aku tau pasti.. jauh didalam lubuk hatinya, Ayah pasti sangat sayang padaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Hal ini terus berlanjut. Bahkan sampai aku menginjak SMU, hubunganku dengan Ayah tak menunjukan adanya peningkatan. Bahkan Aku seringkali membangkang padanya.. tak terbayangkan betapa durhakanya aku pada saat itu. Aku juga sempat dihadiahi kemurkaan ayah.. yang sampai saat ini masih bisa kuingat sorot matanya pada saat itu.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Yang biasanya menjadi penengah diantara kami adalah Ibuku. Dia selalu berkata, bahwa aku mewarisi sifat keras ayah.. Dan bila ayah mau berkaca padaku maka beliau akan menemukan sosoknya sendiri dalam versi lain..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Mungkin Ibuku memang benar.. Karena sampai saat itupun aku tetap bersikeras bahwa semua kemarahanku bersumber dari Ayah. Jika saja Ayah tak pernah membanding-bandingkan aku dengan kakak-kakakku yang lain.. Aku hanya ingin Ayah mengerti bahwa setiap anaknya itu unik.. kami memiliki karakter dan kemampuan masing-masing.. Aku hanya ingin dihargai oleh Ayah.. aku sanggup melakukan apa-pun untuk satu saja pujiannya pada saat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Ke-egoisan dan &lt;em&gt;miscomunication &lt;/em&gt;mewarnai waktu ku bersama ayah selama bertahun-tahun. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Hingga akhirnya hari itu tiba...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku tak tahu apakah harus bersedih atau gembira saat mendapatkan kabar bahwa Ayah sakit. Maksudku benar-benar sakit, karena Ayah menderita suatu penyakit yang kemudian di prediksi dokter sebagai Kanker Prostat. Dan hal ini terjadi setelah aku duduk di tahun kedua kuliahku. Disinilah semuanya berawal..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Kejadiannya berawal dari suatu malam. Saat itu aku sedang mendapat giliran jaga ketika Ayah ku dirawat di Rumah Sakit karena kondisi nya yang sudah tak memungkinkan untuk dirawat di rumah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku memperhatikannya dari samping tempat tidur. Tubuhnya sangat lemah. Kulitnya diwarnai dengan keriput-keriput halus. Wajahnya masih menyisakan ketampanannya diwaktu Beliau muda. Urat nadi tampak menonjol di permukaan kulit sekitar leher dan kepala.. jelas tergambarkan kekerasan wataknya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Melihat Ayah terbaring tak berdaya diatas tempat tidur.. Entah kenapa membuatku meneteskan air mata.. Sekalipun selama ini hubungan kami tak pernah berjalan mulus, tapi jika untuk kehilangan Beliau pada saat itu.. aku merasa belum sanggup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku adalah orang yang percaya akan keajaiban. Maka, saat Ayahku tersadar dalam kondisi yang seperti itu.. Aku menganggapnya keajaiban. Beliau langsung menoleh kearah ku dan saat itu pula ia berkata dengan suaranya yang parau..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;"Di..an.. Jangan kemana-mana yaa.. " &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku tahu.. arti kalimat itu lebih besar dari jumlah katanya sendiri.. Aku pun menganggukan kepala. Beliau memintaku tetap berada di sampingnya.. Beliau menginginkan aku berada didekatnya.. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Dan itulah yang akan kulakukan.. Aku tak pernah meninggalkannya.. Rasa kantukku seketika mati, tergantikan kebahagiaan yang membuncah di dalam hati ku.. Aku beranjak mendekat, memeluk Ayahku.. Aku membisikan di telinga Beliau... "Aku sayang Ayah"...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Lagi-lagi aku menyadari bahwa ayahku bukan tipe orang yang bisa mengucapkan kalimat sayang secara terang-terangan. Tapi saat beliau tersenyum dan mengangguk.. Aku tahu.. Beliau paham benar maksud ucapan ku..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Semenjak hari itu, aku melihat sesuatu yang lain pada mata dan senyum Ayah.. Ayah seperti bahagia.. Dan kebahagiaan itu tergambar jelas di mata Beliau saat aku melambai pada nya sambil berjubahkan Toga dan menggenggam sertifikat dengan IP yang terpaut tak terlalu jauh dari temanku yang lulus cum laude. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku berhasil, Ayah... Semua karena kasih sayang Ayah..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Terima Kasih..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Aku sayang Ayah..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#6666cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113886049575414445?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113886049575414445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113886049575414445' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113886049575414445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113886049575414445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/02/kasih-sayang-ayah.html' title='Kasih Sayang Ayah..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113860649639321994</id><published>2006-01-30T13:26:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:16:05.393+07:00</updated><title type='text'>Hari ketika Jatuh cinta.. Sakit.. dan Hancur..</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Bunda.. Perasaan ini menakjubkan sekali.&lt;br /&gt;Perasaan yang membuat benar-benar menjadi 'Hidup'&lt;br /&gt;Perasaan yang benar-benar membuat ku&lt;br /&gt;Menjadi manusia yang sama sekali baru..&lt;br /&gt;Aku menyukai perasaan ini, Bunda..&lt;br /&gt;Nyaman sekali..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda.. Apa ini ??...&lt;br /&gt;Aku melihatnya bersama orang lain..&lt;br /&gt;Mereka akrab sekali..&lt;br /&gt;Mereka begitu dekat..&lt;br /&gt;Mereka sangat mesra..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda.. kenapa ini ??..&lt;br /&gt;Dada ku sakit sekali..&lt;br /&gt;Hati ku seperti hancur..&lt;br /&gt;Seperti terpecah.. menjadi kepingan kecil&lt;br /&gt;yang jatuh berserakan..&lt;br /&gt;Tak mungkin dipungut lagi..&lt;br /&gt;Takkan mungkin bisa, Bunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya hari ini datang juga..&lt;br /&gt;Hari dimana aku pasti terluka&lt;br /&gt;Aku patah hati walaupun masih sangat mencintainya..&lt;br /&gt;Kepakan sayap ku terlalu tinggi&lt;br /&gt;Jatuh ku terlalu jauh..&lt;br /&gt;Terlalu sakit.. Bunda..&lt;br /&gt;Dan perlu waktu yang lama..&lt;br /&gt;untuk sembuh dari luka ini..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113860649639321994?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113860649639321994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113860649639321994' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113860649639321994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113860649639321994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/hari-ketika-jatuh-cinta.html' title='Hari ketika Jatuh cinta.. Sakit.. dan Hancur..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113832446279245969</id><published>2006-01-27T08:03:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:18:42.416+07:00</updated><title type='text'>Dia..</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Dia yang selalu menggenggam tangan ku setiap hari..&lt;br /&gt;Dia yang selalu menenggelamkanku dalam pelukannya saat aku sedih..&lt;br /&gt;Dia yang membuatku nyaman saat bersamanya..&lt;br /&gt;Dia yang selalu memberikan kecupan kecil yang sangat manis..&lt;br /&gt;Dia yang selalu mempersilahkan ku menjadi yang petama..&lt;br /&gt;Dia yang selalu membuatku tertawa lewat matanya yang jenaka..&lt;br /&gt;Dia yang selalu tersenyum saat aku marah dan mencaci..&lt;br /&gt;Dia yang selalu ada saat aku butuh..&lt;br /&gt;Dia yang Tak pernah meninggalkanku..&lt;br /&gt;Sekalipun dia tau rasa sayangku padanya..&lt;br /&gt;Tak sebesar rasa sayangnya padaku..&lt;br /&gt;Bahkan..&lt;br /&gt;Aku nyaris tak mencintainya..&lt;br /&gt;Tapi..&lt;br /&gt;Dia tetap bertahan disampingku..&lt;br /&gt;Dan kini..&lt;br /&gt;Aku tahu..&lt;br /&gt;Dan semakin mengerti..&lt;br /&gt;Dia..&lt;br /&gt;Anugrah yang diberikan Tuhan untukku..&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113832446279245969?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113832446279245969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113832446279245969' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113832446279245969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113832446279245969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/dia.html' title='Dia..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113827114034603304</id><published>2006-01-26T17:02:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:19:51.910+07:00</updated><title type='text'>Sore Jakarta..</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;Udara Jakarta sore hari.. lembab. Langit tak secerah tiga bulan kemarin.. suram. Aku berdiri di sudut ruangan, memandang Jakarta dari ketinggian yang sanggup menghancurkan badan bila aku terjatuh. Apa yang kulakukan ditempat setinggi ini?.. Aku merenung..&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini sudah terlalu banyak yang terjadi. Sepertinya isi otakku sudah tak sanggup lagi menampung segala macam teori hidup yang penuh dengan segala macam tek-tek bengek.. semuanya omong kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengatupkan mata sejenak.. flash back.. sebuah kekaburan dari masa lalu.. membentuk sebuah wajah seorang gadis. Dia lincah sekali.. penuh semangat hidup.. wajahnya selalu di hiasi senyuman.. Gelak tawa mewarnai harinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan lihatlah siapa yang berdiri disini sekarang?.. seorang wanita.. berjubahkan sebuah karir.. berusaha setengah mati menjelajahi dunia kedewasaan.. mencengkram erat-erat sebuah kalimat 'tanggung jawab'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di ketinggian salah satu gedung di kota Jakarta.. Masih dengan bermacam pertanyaan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kemanakah kebebasan itu lari?..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#cc66cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113827114034603304?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113827114034603304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113827114034603304' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113827114034603304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113827114034603304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/sore-jakarta.html' title='Sore Jakarta..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113826919322198605</id><published>2006-01-26T16:40:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:21:06.480+07:00</updated><title type='text'>a true Friend</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend never walks away&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend will always stay&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend looks out for you&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend will guard your secrets&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;like a precious gifts&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend is there for you&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;to give you a helpful lift&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;a true friend tries to make you smile&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;tries to replace that frown&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;They may not always succeed&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;but they rarely let you down&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;these arms for you are open&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;these heart for you does care&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;and when I think u nees me&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I'll try to always be there&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I'll listen to your fears&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I promise not to laugh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Comfort your falling tears &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I'll make this friendship last&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I'll keep you near to my heart&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I'll always hold you dear&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;even when we are miles apart&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;even when you are here&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;I hope I'm to you &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;Everything you are to me&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;for the friendship we have&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;is a special one indeed&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113826919322198605?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113826919322198605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113826919322198605' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113826919322198605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113826919322198605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/true-friend.html' title='a true Friend'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113825333329642891</id><published>2006-01-26T12:19:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:28:12.920+07:00</updated><title type='text'>Time..</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;People said that time can changes everything&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;Time can change the colour of the sun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;Time would changes rock into the dust&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;and time will change sand into a mirror&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;But..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;Time can't change about my feelings to you&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;That I..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;font-size:130%;color:#9999ff;"&gt;Will always love you.. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113825333329642891?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113825333329642891/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113825333329642891' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113825333329642891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113825333329642891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/time.html' title='Time..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-21520765.post-113824386975410796</id><published>2006-01-26T08:52:00.000+07:00</published><updated>2006-03-27T11:29:36.353+07:00</updated><title type='text'>knock.. knock.. it's me..</title><content type='html'>&lt;span style="color:#ff99ff;"&gt;&lt;strong&gt;hi...&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog.. blog.. blog.. sebenernya istilah nie dah lama jg sering gwa denger. Tapi baru tertarik sekarang2 aja. Itu juga setelah di paksa (plus diancem) temen.. hee..hee.. yah.. akhirnya kebawa arus juga.&lt;br /&gt;Pppfffttt... ini adalah blog ke 5 yang gwa buat, setelah melewati berbagai macam edit dan kemudian di hapus lagee.. ngga sreg. Tapi mudah2 an yang satu ini bisa bertahan.. He..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Things About me :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm.. nama gwa Dian. Mo di internet ke'.. mo di &lt;em&gt;real world&lt;/em&gt; ke'.. pasti pake nama nie. Ngga pernah yang laen (ngga bisa bo-ong soale he..he..). Gwa lahir dan gede di Bandung (set dah.. cinta banget keknya gwa ma kota nyang satu ntu) cuma sekarang lagi nyoba tantangan baru di Betawi (caelahh..) yah.. lumayan lha bwat proses pendewasaan diri.. he..he..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gwa suka warna pink, tapi bukan tipe yang 'cewe banget'.. ngga doyan pake rok (ribet meen..). Gwa lebih suka baca buku ketimbang jalan2 yang ngga jelas. Lebih seneng gunung dibanding pantai. Lebih suka film drama di banding action. Lebih doyan kopi dibanding teh. Dan lebih &lt;em&gt;enjoy hang out &lt;/em&gt;ma temen di banding cowo 'ndiri (untung punya cowonya pengertian hee..hee..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita agung gwa yang blom kesampean adalah jadi seorang penulis. Pengen banget bikin buku yang bisa dinikmatin semua orang. Tapi keknya rada susah juga, soalnya buat urusan nyari ide bwat tulisan.. otak gwa susah diajak kompromi.. lebih sering nge-hank nya.. hee..hee.. Makanya sampe sekarang tulisan gwa ngga kelar2. Dan untuk sementara keknya gwa mending jadi penikmat karya tulis dulu dech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But most of all.. Gwa seneng banget temenan. Ngga da batasan kriteria buat gwa nyari temen. Seneng rasanya punya banyak temen dimana-mana dengan segala keunikannya.. dan itulah yang ngejadiin seorang teman terasa begitu &lt;em&gt;special&lt;/em&gt; di mata gwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well.. gwa rasa itulah sekilas &lt;em&gt;about me-&lt;/em&gt;nya Dian. Hee.. hee.. Mungkin diatas tadi terlalu banyak pemakaian kata 'gwa' ya?... Jadi seperti berkesan sedikit menonjolkan diri. Tapi jujur aja.. tujuannya jauh lebih mulia dari pada sekedar alasan itu (:-P&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;welcome a board.. take a seat.. enjoy the trip..&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#33ff33;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/21520765-113824386975410796?l=diansari.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://diansari.blogspot.com/feeds/113824386975410796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=21520765&amp;postID=113824386975410796' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113824386975410796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/21520765/posts/default/113824386975410796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://diansari.blogspot.com/2006/01/knock-knock-its-me.html' title='knock.. knock.. it&apos;s me..'/><author><name>dee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05478316367482724993</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://i43.photobucket.com/albums/e355/farellvenus/topeng.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
